KLB Demokrat Terkesan Terburu-buru, Kejar Target Pilih Moeldoko Jadi Ketum

Rabu, 10 Maret 2021 - 07:40 WIB
loading...
KLB Demokrat Terkesan...
Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang dinilai terburu-buru. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai Kongres Luar Biasa ( KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang terkesan terburu-buru. Akibatnya terlihat oleh publik seperti dipaksakan karena yang tampak hanya untuk memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum.

"Efeknya, sentimen negatif publik jadi tinggi. Apalagi dalam kongres itu tak terdengar argumen mengapa KLB ini harus dilaksanakan. Apakah ada tindakan ketum yang dilihat melanggar AD/ART, atau melakukan tindakan tercela seperti tersangkut korupsi misalnya, atau ketum tidak dapat melaksanakan tugas dengan semestinya," katanya saat dihubungi, Rabu (10/3/2021).

Menurut Ray, alasan-alasan seperti ini tak mencuat di dalam KLB. Kongres luar biasa seperti kejar target dengan agenda utamanya malah memilih KSP Moeldoko sebagai Ketum. Di sisi lain, tak terdengar ada penyampaian visi misi dan tak ada adu argumen mengapa misalnya memilih Ketum dari luar bukan dari internal partai sendiri.

Baca juga: KLB Moeldoko Tuding AD/ART 2020 Abal-abal, Demokrat: Kok Baru Sekarang Dipermasalahkan

"Dengan berbagai pengabaian inilah, maka KLB Deliserdang memang seperti dilakukan dengan terburu-buru. Meskipun begitu, KLB ini sebaiknya harus dilihat sebagai kritik terhadap AHY," katanya.

Lebih lanjut Ray menilai, model pemilihan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kongres Demokrat terdahulu sifatnya tunggal dan aklamasi memang potensial akan mengalirkan arus perlawanan. Sehingga, alih-alih mengembalikan kejayaan partai berlambang bintang mercy, justru yang terjadi munculnya bibit perlawanan.

Terlebih, mantan aktivis 98 ini melihat, perlawanan justru datang dari para petinggi partai yang dianggap memiliki kontribusi dalam memperjuangkan partai sekaligus loyal terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai tokoh sentral selama ini. Tapi, kubu 'Cikeas' tampak membiarkan hal itu, dan cenderung memperkuat dominasi politiknya.

"Bibit perpecahan sudah dituai sejak awal. Yang kemudian membesar karena kemungkinan tidak dicari jalan penyelesaian. Dan puncaknya adalah KLB Deliserdang itu," paparnya.

Baca juga: Demokrat Tegaskan Tak Pernah Tuding Pemerintah dalam Pusaran KLB Moeldoko


(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terpilih Jadi Ketum...
Terpilih Jadi Ketum DPN HKTI secara Aklamasi, Sudaryono: Dualisme Kita Sudahi Per Hari Ini
Kubu Tom Lembong Minta...
Kubu Tom Lembong Minta Dihadirkan Moeldoko dan Gita Wirjawan di Ruang Sidang
Serahkan Nasib KSP ke...
Serahkan Nasib KSP ke Prabowo, Moeldoko Ancang-ancang Kembali Berbisnis
Istana Jawab Isu Pemerintah...
Istana Jawab Isu Pemerintah Sewa 1.000 Mobil untuk HUT ke-79 RI di IKN
Moeldoko Tak Setuju...
Moeldoko Tak Setuju TNI Berbisnis: TNI Profesional, Jangan Bergeser!
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, IFN Ajak 24 Tokoh Muda Optimalkan SDM Bangsa
Moeldoko: Tanpa TKDN,...
Moeldoko: Tanpa TKDN, Indonesia Hanya Jadi Pusat Impor Kendaraan Listrik
Penjualan Motor Listrik...
Penjualan Motor Listrik Ditarget Capai 8 Juta Unit di 2025, Mobil 2 Juta Unit
Soal Dana Tabungan Tapera...
Soal Dana Tabungan Tapera Rp567,5 Miliar Belum Dikembalikan, Moeldoko: Bakal Dibereskan
Rekomendasi
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Berita Terkini
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved