Risma Dirikan Sentra Kreasi Atensi untuk Rehabilitasi Sosial Warga Terlantar
Selasa, 09 Maret 2021 - 22:42 WIB
loading...
A
A
A
Kemensos akan melakukan refocussing anggaran di masa Pandemi Covid-19 untuk program-program prioritasnya, salah satunya Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dengan membangun Sentra Kreasi Atensi di Balai Milik Kemensos di seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini, Mensos juga menyerahkan bantuan kepada Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi senilai Rp64,8 juta, Balai Disabilitas Tan Miyat Bekasi senilai Rp177,3 juta dan Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi senilai Rp22,9 juta.
Selain itu, sebanyak 6 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) mitra Kemensos juga diberi bantuan dengan total bantuan senilai Rp43,8 juta. Bantuan ini diberikan untuk menunjang pengembangan keterampilan penerima manfaat dan proses rehabilitasi sosial. Bantuan berasal dari Undian Hadiah Tidak Tertebak (HTT) atau Hadiah tidak Diambil Pemenang (HTDP). Bantuan tersebut berupa alat elektronik diantaranya televisi, mesin cuci, laptop, flashdisk dan telepon pintar. "Bantuan ini bisa juga dimanfaatkan oleh penerima manfaat, salah satunya mesin cuci yang bisa dipakai untuk usaha laundry," sebut Risma.
Selain itu, anak dari penerima manfaat Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi yang sedang menempuh pendidikan juga diberi bantuan oleh Kemensos. Bantuannya berupa tas ransel dan telepon pintar untuk mendukung kegiatan belajar daring. Sentra Kreasi Atensi milik Kementerian Sosial di Jalan HM Djojomartono No 19, RT002/21, Margahayu, Bekasi Timur dibuka untuk umum, sehingga para pengunjung dari manapun bisa menikmati hasil karya penerima manfaat Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi.
Pada kunjungan Pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI ini juga hadir Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa, Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano, Staf Khusus Menteri Sosial bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Luhur Budijarso Lulu, Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Idit Supriadi Priatna, Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Waskito Budi Kusumo, Direktur Rehabilitasi Sosial Lansia Andi Hanindito, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi dan para Pimpinan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).
Selain itu, sebanyak 6 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) mitra Kemensos juga diberi bantuan dengan total bantuan senilai Rp43,8 juta. Bantuan ini diberikan untuk menunjang pengembangan keterampilan penerima manfaat dan proses rehabilitasi sosial. Bantuan berasal dari Undian Hadiah Tidak Tertebak (HTT) atau Hadiah tidak Diambil Pemenang (HTDP). Bantuan tersebut berupa alat elektronik diantaranya televisi, mesin cuci, laptop, flashdisk dan telepon pintar. "Bantuan ini bisa juga dimanfaatkan oleh penerima manfaat, salah satunya mesin cuci yang bisa dipakai untuk usaha laundry," sebut Risma.
Selain itu, anak dari penerima manfaat Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi yang sedang menempuh pendidikan juga diberi bantuan oleh Kemensos. Bantuannya berupa tas ransel dan telepon pintar untuk mendukung kegiatan belajar daring. Sentra Kreasi Atensi milik Kementerian Sosial di Jalan HM Djojomartono No 19, RT002/21, Margahayu, Bekasi Timur dibuka untuk umum, sehingga para pengunjung dari manapun bisa menikmati hasil karya penerima manfaat Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi.
Pada kunjungan Pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI ini juga hadir Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa, Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano, Staf Khusus Menteri Sosial bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Luhur Budijarso Lulu, Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Idit Supriadi Priatna, Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Waskito Budi Kusumo, Direktur Rehabilitasi Sosial Lansia Andi Hanindito, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi dan para Pimpinan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).
(cip)
Lihat Juga :