Jokowi Minta Rakyat Bertarung Lawan Covid-19, Anak Buahnya Bertarung Politik

Sabtu, 06 Maret 2021 - 16:25 WIB
loading...
Jokowi Minta Rakyat...
Di saat pemerintah gencar berkampanye untuk melawan Covud-19, pembantu Presiden Jokowi yang malah terlibat dalam pertarungan politik. Foto/antara
A A A
JAKARTA - Peneliti senior LIPI Siti Zuhro menyebut kisruh Partai Demokrat sedang memperlihatkan bagaimana para elit saat ini sedang berkompetisi untuk kontestasi 2024. Padahal di saat yang bersamaan masyarakat tengah berusaha melawan pandemi Covid-19 dan menghadapi beragam dampaknya.

Hal ini disampaikan Siti Zuhro menanggapi KLB Partai Demokrat yang menempatkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

“Sebagian besar masyarakat berjibaku menanggulangi dampak-dampak dahsyat dari covid-19, sementara elitenya bersaing luar biasa hanya berpikir untuk 2024,” katanya dalam Polemik Virtual Polemik MNC Trijaya, Sabtu (6/3/2021).

(Baca: Sebut Moeldoko Begal Politik, Andi Mallarangeng: Kok Jenderal Bintang 4 Seperti Ini?)

Menurutnya persaingan elit ditunjukan dengan atraksi yang menarik dan membebani masyarakat. Menurutnya masyarakat sudah jengah dengan masalah seperti ini.

“Jadi karena syahwat politik yang tak terkendali seperti ini lalu dimuntahkan dalam sebuah atraksi politik yang sangat tidak menarik, membebani masyarakat dan menguras energi perhatian masyarakat. Sebenarnya publik ini sudah jengah dengan masalah-masalah seperti ini,” ungkapanya

(Baca: Infiltrasi Partai Demokrat secara Telanjang, Moeldoko Turun Level menjadi Wayang)

Hal ini dinilai kontradiksi dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa saat ini semua harus bersatu dalam menghadapi Covid-19. Di kondisi saat ini pemerintahan Presiden Jokowi memerlukan kepercayaan publik yang tinggi dalam menghadapi politik tapi malah diguncang masalah politik.

Namun malah salah satu jajaran Presiden Jokowi yang malah terlibat dalam pertarungan politik ini. “Itu sudah tidak etis. Jangan dilakukan. Bahwa pemerintah Pak Jokowi memerlukan legalitas, memerlukan public trust yang tinggi. Karena apa? Guncangan dari pandemi luar biasa. Dalam keadaan seperti ini jangan diguncang lagi oleh politik,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Reshuffle di Ujung Pemerintahan...
Reshuffle di Ujung Pemerintahan Jokowi Berbau Kepentingan Politik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved