Belum Sanksi Pelaku Kudeta, Partai Demokrat: Tunggu Beberapa Hari

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:45 WIB
loading...
Belum Sanksi Pelaku...
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyatakan, pihaknya masih memproses kader-kader partai yang diduga sebagai pelaku Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) PD. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat , Herzaky Mahendra Putra menyatakan, pihaknya masih memproses kader-kader partai yang diduga sebagai pelaku kudeta atau Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) PD. Hal ini dikatakan Herzaky menjawab pertanyaan sejumlah awak media yang mempertanyakan proses tersebut.

Herzaky mengatakan, pihaknya masih memproses mereka melalui internal partai. "Memang kader-kader militan dari seluruh Indonesia, para pemilik suara yang sah, sudah mendesak terus juga agar para pelaku GPK PD yang masih tercatat sebagai kader Partai Demokrat, untuk dipecat segera," katanya dalam keterangan persnya, Rabu (24/2/2021).

Kata Herzaky, mereka tidak rela jika para pengkhianat di partai ini masih satu atap. Mereka meminta para pengkhianat untuk dibersihkan dari Partai Demokrat. Karena ulah GPK, kader-kader militan dan para pemilik suara sah ini, tidak terima perjuangan keras mereka bersama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sudah menuai hasil sangat baik selama 11 bulan terakhir, dinodai oleh kader-kader pengkhianat yang malah tidak punya peran sama sekali dalam mengangkat nama baik Demokrat selama setahun terakhir.

Baca juga: Max Sopacua Beberkan Cara SBY Ubah Demokrat Jadi Partai Dinasti

Lebih jauh Herzaky mengatakan, aspirasi para kader dan pemilik suara sah ini, tentunya benar-benar disimak oleh Ketua Umum, BPOKK, Dewan Kehormatan, maupun Mahkamah Partai. Bagaimana pun, kata Herzaky, pihaknya akan tegakkan hukum yang berlaku di internal partai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Alasan Yasonna Tolak...
Alasan Yasonna Tolak Permohonan Partai Demokrat Kubu Moeldoko
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved