Kompleks Kantor Gubernur Jateng Kebanjiran, Ini Penjelasan Ganjar Pranowo

Rabu, 24 Februari 2021 - 10:19 WIB
loading...
Kompleks Kantor Gubernur...
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengecek lokasi banjir di kompleks Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (23/2/2021) malam.
A A A
SEMARANG - Hujan deras mengguyur Kota Semarang, Selasa (23/2/2021) sore. Kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang pun sempat terendam. Genangan air merendam Gedung B dan halaman parkir belakang sejak pukul 16.00 WIB dan surut 1,5 jam kemudian.

Kabar kantornya kebanjiran ini pun sampai ke telinga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar yang baru saja pulang usai mengecek jalan rusak di jalur pantura serta progres vaksinasi di Kudus pun langsung gerak cepat mengeceknya.

Ganjar tiba di kantornya sekitar pukul 20.00 WIB. Saat datang, banjir di kantornya sudah surut. Hanya tersisa genangan di beberapa titik. Ia kemudian menengok bagian parkir di belakang gedung B kantornya yang viral terendam banjir setinggi lutut kaki orang dewasa.

"Niki wau dijebol pak (Ini tadi dijebol pak),” ujar salah seorang ASN Pemprov menunjuk tanggul pagar dari proyek pembangunan dari DPRD Jateng.

Ganjar langsung menuju ke area pembangunan dan bertanya pada pengelola proyek. Kepada Ganjar, pengelola proyek menyebut jika banjir diakibatkan aliran air dari arah jalan Menteri Supeno yang masuk ke kompleks gubernur melalui pintu belakang dekat Gedung F atau Gedung Dharma Wanita.

"Ini nggak pernah sampai begini lho pak. Kalau saya dengar dari penjelasan Anda, kemudian tadi tanggul kecil itu dijebol, ya airnya tidak bisa mengalir karena tanggul kecilnya itu. Saya minta selama cuaca seperti ini tidak usah di tanggul dulu," kata Ganjar pada pengelola proyek.

Ganjar kemudian mengecek Jalan Menteri Supeno dekat Masjid At-Taqwa yang juga diduga jadi sumber banjir di kantornya. Saat melihat gorong-gorong, Ganjar langsung meminta stafnya untuk menugaskan Dinas PU melakukan pengerukan.

Ditemui usai mengecek kompleks kantornya, Ganjar mengaku kaget mendapat laporan bahwa kompleks kantornya terendam banjir. Ganjar heran karena hal ini belum pernah terjadi. Bahkan ketika Semarang dilanda hujan deras selama dua hari pada 6-7 Februari lalu.

"Agak aneh pada saat saya masih di Kudus, dilapori kondisi kantor banjir itu, aneh menurut saya karena di bagian parkir itu airnya nggak bisa keluar, itu tidak mungkin pasti ada yang tersumbat," ujarnya.

Ganjar mengatakan, dari hasil pantauannya ada dua penyebab kompleks gubernur kebanjiran. Yakni akibat adanya tanggul dari pagar pengerjaan proyek dari DPRD Jateng dan dari saluran air di belakang kantornya yang mengalami sedimentasi.

"Maka ketahuan pembangunan gedung DPRD ini, karena ternyata antar bangunan ini sampai dengan pintu pagar di sana, di mana yang di bawah itu biasanya dipakai untuk jalur parkir termasuk seandainya air lewat itu sebenarnya sudah miring, jadi nyaris sebenarnya tidak mungkin ini banjir. Ternyata ada tanggul kecil di situ, ada tanggul kecil yang menutup antara gedung ini sampai pagar sana, jadi betul-betul air tidak bisa mengalir," tutur Ganjar.

Ganjar pun telah meminta pengelola untuk tidak membuat tanggul di areal pagar proyek. Selain itu, Ganjar juga mengecek bagian belakang kantornya dan memerintahkan Dinas PU untuk mengeruk saluran air yang terjadi sedimentasi.

"Tadi saya minta untuk malam ini sampahnya dikeruk, sedimennya dikeruk. Saya khawatir nggak kelihatan itu yang masuk di sana di dalamnya tersumbat tau tidak. Kalau itu sudah bisa dibolong, terus kemudian bisa di ambil sampahnya mudah mudahan lebih lancar," ucap Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar yang mendapat laporan bahwa Simpang Lima tergenang banjir tinggi juga langsung menghubungi BBWS Pemali-Juana dan kepala daerah setempat untuk segera mengaktifkan seluruh pompa yang ada di Kota Semarang.

"Tadi saya juga sempat kontak Wali Kota dan BBWS agar semua pompa di-on kan seluruh Semarang. Maka kurang lebih satu jam yang Simpang Lima sudah surut," jelasnya. (CM)
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Batalkan 38 Perjalanan...
KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Api Akibat Banjir di Jakarta dan Semarang
BNPB: Penurunan Muka...
BNPB: Penurunan Muka Tanah Perparah Banjir di Semarang
BNPB Tuding Penurunan...
BNPB Tuding Penurunan Tanah Biang Kerok Banjir di Semarang
Wali Kota Semarang Sebut...
Wali Kota Semarang Sebut 56 Persen Wilayah Banjir Teratasi
Kunjungi Pengungsi Banjir...
Kunjungi Pengungsi Banjir di Pekalongan, Ganjar Minta Ruangan Disekat
Komisi VIII DPR Siap...
Komisi VIII DPR Siap Bantu Pemkot Semarang Tanggulangi Banjir
Jalur Pantura Semarang-Demak...
Jalur Pantura Semarang-Demak Terendam Banjir, Lalu Lintas Macet
9 Perjalanan Kereta...
9 Perjalanan Kereta Terlambat Parah Akibat Banjir Semarang-Kendal
Banjir Semarang Berangsur...
Banjir Semarang Berangsur Surut, Aspal Jalan Raya Kaligawe Mulai Terlihat
Rekomendasi
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved