Relawan: Jangan Seret Presiden Jokowi dalam Konflik Demokrat

Selasa, 09 Februari 2021 - 08:03 WIB
loading...
Relawan: Jangan Seret...
Ketua umum Relawan Buruh For Jokowi (RBFJ) Mudhofir Khamid saat bersama dengan Presiden Jokowi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua umum Relawan Buruh For Jokowi (RBFJ) Mudhofir Khamid menegaskan jangan kaitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan persoalan yang dialami Partai Demokrat. Saat ini Jokowi sedang fokus melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi virus Corona.

"Saya pastikan bahwa Presiden Jokowi tidak akan ikut campur persoalan partai Demorat," tuturnya, Senin 8 Febuari 2021.

Menurut penilaiannya, pertemuan antara Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dengan kader dan eks kader partai Demokrat merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh siapa pun.

"Itu adalah hal wajar saja. Apalagi Moeldoko orang terbuka bagi siapa pun yang ingin bersilaturahmi. Saat saya menjabat sebagai Presiden KSBSI maupun tidak, Pak Moeldoko masih selalu terbuka untuk bertemu dengan saya untuk mendiskusikan masalah perburuhan maupun isu lainya. Ini menunjukkan bahwa Moeldoko salah satu pejabat yang gampang untuk ditemui kapan saja," tuturnya.Baca juga: Eks Politikus Demokrat: Tak Mudah Rebut Trah Cikeas

Dia mengatakan, Jokowi saat ini sedang fokus terhadap penanganan serta pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. "Seperti yang telah disampaikan Pak Moeldoko, pertemuan itu tidak ada urusannya dengan Presiden. Jadi jangan kaitkan lagi konflik internal Partai Demokrat dengan Presiden. Saat ini presiden sedang fokus untuk penanganan dan pemulihan ekonomi akibat Corona," tuturnya.

Menurut dia, relawan buruh bersama-sama relawan relawan lainnya yang telah berjuang memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019 tidak akan tinggal diam jika presiden terus diganggu. "Jangan coba-coba ganggu Pak Jokowi, kami akan bela presiden sampai masa baktinya usai," katany.

Mudhofir meminta Partai Demokrat segera berbenah ke dalam agar meraih suara gemilang pada tahun 2024 nanti. Menurut dia, jika memang AHY merasa didukung oleh DPD dan DPC kenapa harus meributkan tentang kudeta.Baca juga: Natalius Pigai-Abu Janda Berdamai? Sufmi Dasco Ahmad: Biarlah Foto yang Berbicara

Dalam sebuah organisasi manapun, kata dia, Kongres Luar Biasa (KLB) bukan barang haram asal sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

"Setiap organisasi punya aturan main sendiri-sendiri soal KLB. Jadi, kalau selesaikan saja secara internal jangan tembak kanan tembak kiri," ujarnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved