Elektabilitas PDIP Anjlok, Kasus Korupsi Harun Masiku dan Bansos Disorot

Senin, 08 Februari 2021 - 11:13 WIB
loading...
Elektabilitas PDIP Anjlok,...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Foto/dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut anjlok berdasarkan survei New Indonesia Research & Consulting.

Elektabilitas PDIP sebelumnya naik dari 29,3% pada survei Juni 2020 menjadi 31,4% pada survei Oktober 2020. Tetapi pada survei terakhir, elektabilitasnya merosot hingga 23,1%.

Mengenai hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai perlu survei pembanding untuk membuktikan apakah elektabilitas PDIP benar anjlok atau tidak.

"Anggap saja survei tersebut presisi dan mendekati benar, maka ini merupakan kerugian besar bagi PDIP," kata Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Senin (8/2/2021).Baca juga: Survei New Indonesia: Elektabilitas PDIP Anjlok, Dua Partai Ini Malah Naik

Dia melihat PDIP ingin hattrick menang Pemilu di 2024. Karena, kata dia, PDIP di 2014 dan 2019 menjadi pemenang pemilu. "Jika melorot maka sulit untuk menang hattrick," tutur Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Ujang menilai ada beberapa penyebab yang bisa membuat elektabilitas PDIP anjlok. Di antaranya kasus dugaan suap terkait pengadaan bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari Batubara dan masih buronnya tersangka kasus suap kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku.

"Penyebabnya bisa saja kasus korupsi yang menimpa elite-elite dan kader mereka. Kasus Harun Masiku yang tak tuntas yang diduga melibatkan petinggi PDIP, itu juga bisa saja menjadikan faktor turunnya elektabilitas PDIP," tutur Ujang.Baca juga: Disebut Tak Miliki Calon Sekualitas AHY dan Anies, PDIP Jawab Rocky Gerung

Ujang pun memberikan saran kepada PDIP agar elektabilitasnya tidak benar terjadi anjlok. "Harus terdepan dalam mendorong pemberantasan korupsi di republik ini. Bukan melindungi siapapun yang diduga terlibat korupsi," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
Rekomendasi
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved