26 Terduga Teroris Makassar dan Gorontalo Tiba di Soetta, 3 Orang Wanita
Kamis, 04 Februari 2021 - 15:16 WIB
loading...
Sebanyak 26 terduga teroris yang ditangkap petugas Densus 88 Antiteror di Makassar dan Gorontalo, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG - Sebanyak 26 terduga teroris yang ditangkap petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Makassar dan Gorontalo, tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
Dari total 26 teroris yang dibawa, sebanyak tiga orang merupakan wanita. Rombongan teroris ini dibawa dengan menggunakan Boeing 737-900 EDR milik maskapai Lion Air.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, rombongan teroris itu ditangkap di beberapa tempat di Makassar dan Gorontalo, Sulawesi Selatan.
"Totalnya ada 26 tersangka terorisme. Tujuh dari Gorontalo dan 19 orang dari Makassar. Tiga di antaranya wanita," kata dia, di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (4/2/2021) siang. Baca juga: Kapolda Sulsel: Hampir Semua Tersangka Teroris JAD Anggota FPI Makassar
Rusdi melanjutkan, ke-19 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Makassar merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) dan semuanya terlibat dalam jaringan teroris ISIS.
Dari total 26 teroris yang dibawa, sebanyak tiga orang merupakan wanita. Rombongan teroris ini dibawa dengan menggunakan Boeing 737-900 EDR milik maskapai Lion Air.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, rombongan teroris itu ditangkap di beberapa tempat di Makassar dan Gorontalo, Sulawesi Selatan.
"Totalnya ada 26 tersangka terorisme. Tujuh dari Gorontalo dan 19 orang dari Makassar. Tiga di antaranya wanita," kata dia, di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (4/2/2021) siang. Baca juga: Kapolda Sulsel: Hampir Semua Tersangka Teroris JAD Anggota FPI Makassar
Rusdi melanjutkan, ke-19 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Makassar merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) dan semuanya terlibat dalam jaringan teroris ISIS.
Lihat Juga :