AHY Bongkar Kudeta Demokrat, Situasi Politik Akan Memanas

Rabu, 03 Februari 2021 - 10:04 WIB
loading...
AHY Bongkar Kudeta Demokrat,...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (tengah). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu kudeta Demokrat atau pengambilalihan tampuk kepemimpinan Partai Demokrat yangdiungkap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai akan memicu eskalasi politik.

Terlebih, AHY menyebut salah satu pelaku gerakan upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat itu adalah pejabat tinggi pemerintahan.

"Soal kudeta yang dilontarkan oleh ketum Demokrat AHY dan diduga dimotori oleh orang lingkaran Presiden tentu memicu eskalasi politik. Isu ini juga bisa menjadi bola liar karena dengan isu ini akan menciptakan kecurigaan di kalangan elite politik," kata Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Rabu (3/2/2021).Baca juga: Tanpa Tunjukan Bukti, Tudingan Demokrat ke Moeldoko Bisa Jadi Bumerang

Mengenai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang dituduh sebagai salah satu motor penggerak dalam isu itu, menurut Arif, perlu ditunggu klarifikasi dan kebenarannya. "Meski telah membantah tapi perlu juga direspons Presiden, apalagi Demokrat sudah melayangkan surat kepada Presiden," ujarnya.

Selain itu, dia menilai dugaan mencatut mendapat dukungan dari beberapa pejabat penting termasuk Presiden Jokowi dalam gerakan upaya kudeta itu merupakan isu penting yang juga harus diluruskan.

"Bagi AHY dan Demokrat, jika ini benar sebagai ujian untuk menguji dan mengonsolidasikan kekuatan internal partai dalam menghadapi aneka turbulensi politik, termasuk upaya melakukan kudeta," tuturnya. Baca juga: Surati Jokowi, Demokrat Ingin Klarifikasi dan Sindir Kelakuan Moeldoko

Sekadar diketahui sebelumnya, AHY mengungkapkan gabungan pelaku gerakan upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat terdiri atas lima orang. Lima orang itu, kata AHY, seorang kader aktif, seorang kader yang selama enam tahun ini tidak aktif, seorang mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan tidak hormat lantaran menjalani hukuman korupsi.

Kemudian, seorang kader yang keluar 3 tahun lalu, serta seorang non kader yang merupakan pejabat tinggi pemerintahan. Moeldoko pun membantah tudingan anak buah AHY yang menyebut dirinya sebagai bagian dari gerakan itu.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Berita Terkini
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved