Loyalis AHY Minta Moeldoko Mundur dari KSP

Selasa, 02 Februari 2021 - 15:33 WIB
loading...
Loyalis AHY Minta Moeldoko...
Ketua Umum Cakra AHY, Irwan menanggapi pernyataan KSP Moeldoko atas tudingan elite Demokrat bahwa dirinya yang berencana mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari jabatannya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Cakra AHY, Irwan menanggapi pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko atas tudingan elite Demokrat bahwa dirinya yang berencana mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) dari jabatannya. Irwan pun meminta Moeldoko untuk mundur dari jabatannya sebagai KSP secara ksatria.

“Secara kesatria seharusnya pak Moeldoko mengundurkan diri,” ujar Irwan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/2/2021). Baca juga: Mahfud MD Bantah Restui Moeldoko Kudeta Demokrat, Rachland Nashidik Bilang Begini

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat ini menegaskan langkah mundur Moeldoko tersebut adalah untuk menjaga marwah Istana dan Presiden Jokowi. Jangan sampai justru masyarakat yang meminta Jokowi untuk memberhentikannya.

“Jangan sampai publik meminta Jokowi menertibkan atau meminta beliau mundur,” tegas Legislator Senayan asal Kalimantan Timur itu.

Irwan melanjutkan mantan Panglima TNI ini juga harus bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya soal pertemuan dirinya dengan sejumlah kader Demokrat agar tidak dikaitkan dengan Presiden Jokowi. Tentu konsekuensinya Moeldoko harus mundur atau dipecat oleh Jokowi.

“Pak Moel bilang tidak perlu mengaitkan dengan Pak Jokowi. Konsekuensinya mundur dong atau dimundurkan oleh Presiden,” ucapnya.

Anggota Komisi V DPR ini juga meminta agar Moeldoko jangan mengganggu AHY yang secara sah dipilih sebagai Ketum Partai Demokrat. Pihaknya siap melakukan perlawanan demi harga diri AHY.

“Jangan coba ganggu Mas AHY. Bukan soal elektoral, tapi kedaulatan dan harga diri Mas AHY. Kami pasti lakukan perlawanan,” tukasnya.

Lebih dari itu, Irwan juga menilai bahwa langkah AHY menyurati Presiden Jokowi secara resmi terkait manuver politik Moeldoko untuk mengkudeta posisi pucuk pimpinan Partai Demokrat merupakan hal yang wajar. Pasalnya, AHY ingin Jokowi menertibkan pejabat-pejabat di lingkaran Istana agar tidak mengganggu internal partai politik lain. Baca juga: Mahfud MD Bantah Sokong Moeldoko untuk Kudeta AHY lewat KLB Demokrat

“Kalau berkirim surat ya karena kami melihat kewenangan menertibkan itu ada di Pak Jokowi. Itu konstitusi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Rekomendasi
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved