Punya Bonus Demografi, Pemerintah Harus Pastikan Sumber dan Infrastruktur
Jum'at, 29 Januari 2021 - 14:41 WIB
loading...
Indonesia sedang mengalami bonus demografi. Pemerintah harus menyiapkan institusi pendidikan yang mumpuni untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia sedang mengalami bonus demografi . Pemerintah harus menyiapkan institusi pendidikan yang mumpuni untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
(Baca juga: Tantangan Memaksimalkan Bonus Demografi)
Data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94 dan generasi milenial (24-39) sebanyak 25,87 persen. Semua itu merupakan sumber daya produktif yang akan menentukan nasib bangsa di masa depan.
(Baca juga: Hipmi: Implementasi UU Cipta Kerja Kunci Terserapnya Bonus Demografi)
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat M Nabil Haroen meminta pemerintah konsisten mempersiapkan demografi, terutama pada masa penting antara 2025-2035. Pemerintah sebenarnya sudah memiliki roadmap Indonesia Emas pada 2045.
(Baca juga: Menteri Ida Ungkap Satu Kunci untuk Raih Bonus Demografi)
"Bonus demografi bisa jadi tantangan. Akan tetapi, bisa jadi bencana jika tidak terkelola dengan baik," ucap Nabil Haroen kepada SINDOnews, Jumat (29/1/2021).
(Baca juga: Tantangan Memaksimalkan Bonus Demografi)
Data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94 dan generasi milenial (24-39) sebanyak 25,87 persen. Semua itu merupakan sumber daya produktif yang akan menentukan nasib bangsa di masa depan.
(Baca juga: Hipmi: Implementasi UU Cipta Kerja Kunci Terserapnya Bonus Demografi)
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat M Nabil Haroen meminta pemerintah konsisten mempersiapkan demografi, terutama pada masa penting antara 2025-2035. Pemerintah sebenarnya sudah memiliki roadmap Indonesia Emas pada 2045.
(Baca juga: Menteri Ida Ungkap Satu Kunci untuk Raih Bonus Demografi)
"Bonus demografi bisa jadi tantangan. Akan tetapi, bisa jadi bencana jika tidak terkelola dengan baik," ucap Nabil Haroen kepada SINDOnews, Jumat (29/1/2021).
Lihat Juga :