Luhut Panjaitan Hibahkan Tanah 10 Hektare ke PBNU
Minggu, 24 Januari 2021 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
"Akhirnya kesempatan yang saya nantikan itu tiba, saya menepati janji yang saya buat dengan guru saya. Dengan didampingi salah satu putri Almarhum Gus Dur, Mbak @yennywahid, saya menyaksikan langsung proses hibah tanah seluas 10 hektare di daerah Jonggol Kabupaten Bogor, kemudian akan dibangun Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia," katanya.
Luhut juga melihat antusiasme Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dalam prosesi tersebut. "Saya melihat Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj @saidaqilsiroj53 ikut semangat karena inilah momen yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu kebersamaan melaksanakan program sesuai dengan hasil Muktamar Jombang," ucapnya.
Di depan para pengurus PBNU, Luhut menyampaikan keseriusannya untuk ikut serta terlibat dalam perencanaan pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Ia juga menyampaikan usulan grand design pembangunan universitas itu.
"Syukur-syukur pada tahun ini sudah jadi masterplan-nya sehingga pemerintah bisa juga membantu pembangunannya secara keseluruhan. Saya ingin pembangunan infrastruktur ini tidak hanya membangun pendidikan fisiknya saja, tetapi juga membangun pendidikan manusia, khususnya nahdiyin secara keseluruhan," tuturnya.
Luhut juga berharap kampus itu dapat melahirkan banyak intelektual yang menjunjung tinggi kebinekaan, serta religiositas yang nasionalis dan berbudaya. Hal itu sesuai dengan jati diri nahdiyin yang religius namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Nusantara.
"Saya percaya hal ini bisa diwujudkan karena @nahdlatululama selalu dinaungi osemangat kepemimpinan yang mengayomi antarsesama. Dengan keberadaan ini, menjadi rumah bagi cendekiawan dan intelektual yang memiliki misi kemanusiaan, yaitu menjunjunjung tinggi kepedulian dan toleransi terhadap sesama anak bangsa," jelasnya.
Luhut juga melihat antusiasme Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dalam prosesi tersebut. "Saya melihat Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj @saidaqilsiroj53 ikut semangat karena inilah momen yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu kebersamaan melaksanakan program sesuai dengan hasil Muktamar Jombang," ucapnya.
Di depan para pengurus PBNU, Luhut menyampaikan keseriusannya untuk ikut serta terlibat dalam perencanaan pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Ia juga menyampaikan usulan grand design pembangunan universitas itu.
"Syukur-syukur pada tahun ini sudah jadi masterplan-nya sehingga pemerintah bisa juga membantu pembangunannya secara keseluruhan. Saya ingin pembangunan infrastruktur ini tidak hanya membangun pendidikan fisiknya saja, tetapi juga membangun pendidikan manusia, khususnya nahdiyin secara keseluruhan," tuturnya.
Luhut juga berharap kampus itu dapat melahirkan banyak intelektual yang menjunjung tinggi kebinekaan, serta religiositas yang nasionalis dan berbudaya. Hal itu sesuai dengan jati diri nahdiyin yang religius namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Nusantara.
"Saya percaya hal ini bisa diwujudkan karena @nahdlatululama selalu dinaungi osemangat kepemimpinan yang mengayomi antarsesama. Dengan keberadaan ini, menjadi rumah bagi cendekiawan dan intelektual yang memiliki misi kemanusiaan, yaitu menjunjunjung tinggi kepedulian dan toleransi terhadap sesama anak bangsa," jelasnya.
Lihat Juga :