Jokowi Tegaskan Belum Ada Pelonggaran PSBB Pandemi Corona
Jum'at, 15 Mei 2020 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Di mana WHO telah menyatakan, bahwa terdapat potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat. "Informasi terakhir dari WHO yang saya terima bahwa meskipun kurvanya sudah agak melandai atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan hilang," jelasnya.
"Artinya, kita harus berdampingan hidup dengan Covid. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid. Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman," papar Jokowi.
Meski begitu Jokowi menegaskan, hidup berdampingan dengan Covid-19 bukan berarti menyerah dan menjadi pesimis. Menurutnya, hal ini menjadi titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali dan tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Berdampingan itu justru kita tidak menyerah, tapi menyesuaikan diri. Kita lawan keberadaan virus Covid tersebut dengan mengedepankan dan mewajibkan protokol kesehatan yang ketat yang harus kita laksanakan,” katanya.
Dia mengatakan bahwa pemerintah akan mengatur agar kehidupan kita berangsur-angsur dapat kembali berjalan normal dengan memperhatikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Dia mengatakan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas.
"Keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas. Kebutuhan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru," ujarnya.
"Artinya, kita harus berdampingan hidup dengan Covid. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid. Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman," papar Jokowi.
Meski begitu Jokowi menegaskan, hidup berdampingan dengan Covid-19 bukan berarti menyerah dan menjadi pesimis. Menurutnya, hal ini menjadi titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali dan tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Berdampingan itu justru kita tidak menyerah, tapi menyesuaikan diri. Kita lawan keberadaan virus Covid tersebut dengan mengedepankan dan mewajibkan protokol kesehatan yang ketat yang harus kita laksanakan,” katanya.
Dia mengatakan bahwa pemerintah akan mengatur agar kehidupan kita berangsur-angsur dapat kembali berjalan normal dengan memperhatikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Dia mengatakan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas.
"Keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas. Kebutuhan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru," ujarnya.
Lihat Juga :