Dukung Kementerian BUMN, Komisi VI DPR Ingatkan Sosialisasi Vaksinasi
Rabu, 20 Januari 2021 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan serupa juga disampaikan anggota Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Jaffar yang meminta penerima vaksin diperluas untuk bisa diberikan kepada para pelajar, terutama yang berada di pesantren, jemaah haji, dan lingkungan beresiko tinggi.
Nevi Zuariana anggota Dewan dari PKS meminta agar program vaksin mandiri yang dikomersialisasikan baru dijalankan setelah program vaksin gratis berjalan lancar dan tuntas.
Apresiasi terhadap kinerja Kementerian BUMN juga ditujukan kepada penyerapan anggaran tahun 2020 yang mencapai Rp260,1 miliar, atau 97,74% dari seluruh alokasi anggaran sebesar Rp 266 miliar.
"Hal ini positif karena Kementerian mencapai realisasi di atas 90 persen untuk tiga kelompok, belanja pegawai, belanja modal, dan belanja barang," kata anggota Fraksi PDIP Deddi Sitorus.Baca juga: Airlangga Bongkar Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama, Lansia Capai 21,5 Juta
Nevi Zuariana anggota Dewan dari PKS meminta agar program vaksin mandiri yang dikomersialisasikan baru dijalankan setelah program vaksin gratis berjalan lancar dan tuntas.
Apresiasi terhadap kinerja Kementerian BUMN juga ditujukan kepada penyerapan anggaran tahun 2020 yang mencapai Rp260,1 miliar, atau 97,74% dari seluruh alokasi anggaran sebesar Rp 266 miliar.
"Hal ini positif karena Kementerian mencapai realisasi di atas 90 persen untuk tiga kelompok, belanja pegawai, belanja modal, dan belanja barang," kata anggota Fraksi PDIP Deddi Sitorus.Baca juga: Airlangga Bongkar Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama, Lansia Capai 21,5 Juta
(dam)
Lihat Juga :