Moeldoko Dorong Kodam Berperan Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 15:52 WIB
loading...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mendorong peran Komando Daerah Militer (Kodam) dalam menyukseskan program vaksinasi COVID-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan ( KSP ), Moeldoko mendorong peran Komando Daerah Militer (Kodam) dalam menyukseskan program vaksinasi COVID-19 . Terutama dengan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Polri yang memiliki Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban (Bhabinkamtibmas).
Hal ini disampaikan Moeldoko saat menggelar rapat koordinasi bersama delapan Panglima Kodam secara daring dari Gedung Bina Graha, Jakarta. Baca juga: Menag Surati Menkes Minta Jamaah Haji Masuk Prioritas Vaksinasi COVID-19
“Babinsa dan Babinkamtibmas berfungsi sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan, mengawal pendistribusian, hingga pelaksanaan vaksinasi. Peran serupa pernah sukses saat Indonesia menggelar program vaksinasi polio beberapa tahun silam,” ujar Moeldoko dikutip dari keterangan persnya, Selasa (19/1/2021).
Moeldoko menjelaskan bahwa vaksin sinovac telah melalui uji klinis dan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan halal dan suci terhadap vaksin ini.
“Pemerintah menunjukkan komitmen kuat untuk menempatkan keselamatan masyarakat pada prioritas paling tinggi,” tegasnya.
Hal ini disampaikan Moeldoko saat menggelar rapat koordinasi bersama delapan Panglima Kodam secara daring dari Gedung Bina Graha, Jakarta. Baca juga: Menag Surati Menkes Minta Jamaah Haji Masuk Prioritas Vaksinasi COVID-19
“Babinsa dan Babinkamtibmas berfungsi sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan, mengawal pendistribusian, hingga pelaksanaan vaksinasi. Peran serupa pernah sukses saat Indonesia menggelar program vaksinasi polio beberapa tahun silam,” ujar Moeldoko dikutip dari keterangan persnya, Selasa (19/1/2021).
Moeldoko menjelaskan bahwa vaksin sinovac telah melalui uji klinis dan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan halal dan suci terhadap vaksin ini.
“Pemerintah menunjukkan komitmen kuat untuk menempatkan keselamatan masyarakat pada prioritas paling tinggi,” tegasnya.
Lihat Juga :