UGM Beri Gelar Profesi Insinyur ke Sakti, Hasto, dan Menteri Timor Leste
Selasa, 19 Januari 2021 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Rektor UGM, Prof Djagal Wiseso Marseno mengaku bangga karena pelantikan kali ini membantu UGM memecahkan rekor dengan telah melantik 1367 lulusan berprofesi insinyur. Diharapkan semua lulusan ini bisa berkontribusi secara nyata dalam pembangunan Indonesia.
"Jika di China terbanyak insinyurnya, bertumpu pada profesionalisme insinyur dan manajemen pengelolaan Iptek-nya. Dan kini China leading dalam banyak hal. Oleh karenanya, menjadi langkah kita adalah mencetak insinyur profesional sehingga bisa berkontribusi pada pembangunan Indonesia,"tutur Prof. Djagal Wiseso Marseno.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Ali Agus, mengakui pelantikan kali ini memang menjadi istimewa. Karena keberadaan dua orang menteri dari dua negara dengan ditambah keberadaan Hasto Kristiyanto, sebagai pesertanya.
"Kita tahu PDIP itu membela rakyat kecil yang simbolnya adalah kepala banteng," kata Ali Agus.
Dijelaskannya, program profesi insinyur ini bukan hanya memastikan gelar insinyur, tapi juga sertifikasi insinyur profesional , hingga kartu kesatuan alumni UGM (Kagama). "Selamat mengabdi dalam profesi keinsinyuran di tempat masing masing," kata Agus Ali.
"Jika di China terbanyak insinyurnya, bertumpu pada profesionalisme insinyur dan manajemen pengelolaan Iptek-nya. Dan kini China leading dalam banyak hal. Oleh karenanya, menjadi langkah kita adalah mencetak insinyur profesional sehingga bisa berkontribusi pada pembangunan Indonesia,"tutur Prof. Djagal Wiseso Marseno.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Ali Agus, mengakui pelantikan kali ini memang menjadi istimewa. Karena keberadaan dua orang menteri dari dua negara dengan ditambah keberadaan Hasto Kristiyanto, sebagai pesertanya.
"Kita tahu PDIP itu membela rakyat kecil yang simbolnya adalah kepala banteng," kata Ali Agus.
Dijelaskannya, program profesi insinyur ini bukan hanya memastikan gelar insinyur, tapi juga sertifikasi insinyur profesional , hingga kartu kesatuan alumni UGM (Kagama). "Selamat mengabdi dalam profesi keinsinyuran di tempat masing masing," kata Agus Ali.
(dam)
Lihat Juga :