Kenangan Indah Mahfud MD Bersama Syekh Ali Jaber
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:32 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD saat bersama penceramah Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu. Foto/Tangkapan Layar Twitter Mahfud MD
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengenang pertemuannya dengan Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu. Menurut Mahfud, dia diberikan berbagai macam buah tangan.
Mahfud mengatakan, dirinya sempat bertemu dengan Syekh Ali Jaber sebelum yang bersangkutan masuk rumah sakit. Saat pertemuan itu, Mahfud diberikan berbagai macam buah tangan, mulai dari buku, parfum, hingga buah kurma.
Baca juga: Sampaikan Dukacita, Wapres: Syekh Ali Jaber Ulama yang Dakwahnya Sejuk
"Saya pribadi punya kenangan indah dengan Syekh Ali karena kami sering berdiskusi, sering WhatsApp, saya dan beliau saling berkunjung ke rumah. Terakhir beliau sebelum diberitakan sakit, ke rumah saya. Dia memberi tasbih, membawa buku doa," ujar Mahfud MD , Kamis (14/1/2021).
![Kenangan Indah Mahfud MD Bersama Syekh Ali Jaber]()
Mahfud mengatakan, kadang Syekh Ali Jaber memanggil dirinya dengan sebutan 'ayahanda', kadang 'guruku'. "Ya karena dia rendah hati. Orang yang lebih muda menghormati saya lalu memanggil saya. Dia juga ngasih tasbih parfum kabah, lalu ngasuh kurma muda," katanya.
Baca juga: Melayat Jenazah Syekh Ali Jaber, Aa Gym: Wajahnya Bersih dan Tersenyum
Diketahui, Syekh Ali Jaber wafat di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2021. Ia dinyatakan negatif corona setelah sebelumnya terinfeksi virus tersebut.
Mahfud mengatakan, dirinya sempat bertemu dengan Syekh Ali Jaber sebelum yang bersangkutan masuk rumah sakit. Saat pertemuan itu, Mahfud diberikan berbagai macam buah tangan, mulai dari buku, parfum, hingga buah kurma.
Baca juga: Sampaikan Dukacita, Wapres: Syekh Ali Jaber Ulama yang Dakwahnya Sejuk
"Saya pribadi punya kenangan indah dengan Syekh Ali karena kami sering berdiskusi, sering WhatsApp, saya dan beliau saling berkunjung ke rumah. Terakhir beliau sebelum diberitakan sakit, ke rumah saya. Dia memberi tasbih, membawa buku doa," ujar Mahfud MD , Kamis (14/1/2021).

Mahfud mengatakan, kadang Syekh Ali Jaber memanggil dirinya dengan sebutan 'ayahanda', kadang 'guruku'. "Ya karena dia rendah hati. Orang yang lebih muda menghormati saya lalu memanggil saya. Dia juga ngasih tasbih parfum kabah, lalu ngasuh kurma muda," katanya.
Baca juga: Melayat Jenazah Syekh Ali Jaber, Aa Gym: Wajahnya Bersih dan Tersenyum
Diketahui, Syekh Ali Jaber wafat di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2021. Ia dinyatakan negatif corona setelah sebelumnya terinfeksi virus tersebut.
(zik)
Lihat Juga :