Vaksinasi COVID-19 Dimulai, PKS Minta Pemerintah Tetap Fokus 3T

Rabu, 13 Januari 2021 - 13:48 WIB
loading...
Vaksinasi COVID-19 Dimulai,...
Ketua DPP PKS, Sukamta mengatakan optimisme yang muncul jangan sampai sebatas menjadi euforia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Program vaksinasi COVID-19 akan dimulai pada hari ini (13/1/2021). Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) menyatakan pelaksanaan ini harus menjadi momentum untuk perbaikan secara menyeluruh penanganan pandemi COVID-19 .

Ketua DPP PKS, Sukamta mengatakan optimisme yang muncul jangan sampai sebatas menjadi euforia. Ini dikhawatirkan malah akan membuat masyarakat terlena karena seakan-akan semua akan selesai dengan vaksin. (Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Perdana Digelar Besok, Ridwan Kamil Sebut Penolak Vaksin Sumber Penyakit)

“Hampir 1 tahun pandemi berlangsung, penanganannya masih terlihat kedodoran. Kebijakan pemerintah dalam penanganan COVID-19 sering berubah-ubah, ini membuat masyarakat kebingungan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Rabu (13/1/2021).

Anggota Komisi I DPR itu mengungkapkan masih ada 18 provinsi yang belum mencapai jumlah testing sesuai standar badan kesehatan dunia (WHO). WHO mensyaratkan jumlah tes 1 per 1.000 penduduk per minggu.

Masalah kian rumit karena kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 cenderung menurun. Sukamta menyebut banyak masalah penanganan pandemi yang tidak kunjung diselesaikan.

“Pemerintah terkesan mengandalkan vaksinasi ini sebagai kebijakan pamungkas. Jika hanya vaksinasi yang diandalkan sementara pemerintah serius memperbaiki, berbagai persoalan yang ada dan program vaksinasi tidak akan berjalan efektif,” tegasnya.

Padahal, para epidemiolog sudah mengingatkan hal itu. Pemerintah diminta tetap memperkuat pemeriksaan, pelacakan, dan tindakan terhadap orang yang terpapar (3T). Sukamta mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan Indonesia beruntung tidak harus lockdown. (Baca juga:Vaksinasi Memungkinkan Kolaborasi dengan Dunia Usaha)

Kebijakan, mulai dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak menunjukkan hasil penurunan kasus. Bahkan, ketika jumlah pasien positif meningkat tajam, tidak terlihat upaya pemerintah untuk membuat kebijakan yang lebih ketat. "Saya kira akan lebih beruntung bagi masyarakat jika pemerintah segera berbenah,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Rekomendasi
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved