Basarnas Tidak Tangkap Sinyal ELT Sriwijaya Air SJ-182 saat Hilang Kontak
Minggu, 10 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
Basarnas mengaku tak mendapatkan sinyal darurat Sriwijaya Air SJ-182 saat hilang kontak. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mayjen Bambang Suryo Aji mengatakan pihaknya tidak menangkap sinyal marabahaya atau sinar pancaran Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat Sriwijaya Air saat lost contact di kawasan Kepulauan Seribu.
Menurut Bambang setiap pesawat yang mengalami lost contact pihaknya akan mendapat informasi dari sinar ELT tersebur dari pesawat.
https://nasional.sindonews.com/read/295874/14/pencarian-sriwijaya-air-kri-rigel-ikut-dikirim-untuk-foto-tiga-dimensi-1610218872
"Basarnas ini memiliki lokal unit transmiter yang bisa menangkap sinyal marabahaya baik dari radio yang digunakan pesawat yaitu ELT maupun yang digunakan kapal," kata Bambang saat konfrensi pers yang disiarkan di televisi, Minggu (10/1/2021) malam.
(Baca: Sosok Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Kapten Afwan di Mata Tetangga)
Bambang mengatakan, Basarnas memiliki alat untuk menangkap sinar ELT marabahaya jika terjadi benturan terhadap pesawat. Namun dalam kejadian Sriwijaya Air alat Basarnas tidak menangkap sinyal tersebut.
"Karena seluruh pesawat itu sudah teregistrasi ELT nya (ke Basarnas) ini akan kita cek kenapa tidak memancarkan," terangnya.
Menurut Bambang setiap pesawat yang mengalami lost contact pihaknya akan mendapat informasi dari sinar ELT tersebur dari pesawat.
https://nasional.sindonews.com/read/295874/14/pencarian-sriwijaya-air-kri-rigel-ikut-dikirim-untuk-foto-tiga-dimensi-1610218872
"Basarnas ini memiliki lokal unit transmiter yang bisa menangkap sinyal marabahaya baik dari radio yang digunakan pesawat yaitu ELT maupun yang digunakan kapal," kata Bambang saat konfrensi pers yang disiarkan di televisi, Minggu (10/1/2021) malam.
(Baca: Sosok Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Kapten Afwan di Mata Tetangga)
Bambang mengatakan, Basarnas memiliki alat untuk menangkap sinar ELT marabahaya jika terjadi benturan terhadap pesawat. Namun dalam kejadian Sriwijaya Air alat Basarnas tidak menangkap sinyal tersebut.
"Karena seluruh pesawat itu sudah teregistrasi ELT nya (ke Basarnas) ini akan kita cek kenapa tidak memancarkan," terangnya.
Lihat Juga :