Disiplin Protokol Kesehatan Turun, Kasus Covid-19 Meningkat 113%

Kamis, 07 Januari 2021 - 20:32 WIB
loading...
Disiplin Protokol Kesehatan...
Suasana blok pemakaman korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (5/1/2021). Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan tingkat kedisiplinan terhadap protokol kesehatan (prokes) mengalami penurunan drastis dalam rentang waktu Oktober 2020 hingga awal Januari 2021.

Pada bulan Oktober 2020, tingkat kepatuhan mengenakan masker masih ada pada rata-rata di atas 70%. Sementara kepatuhan dalam menjaga jarak berada di atas angka 60%.

“Sedangkan pada bulan Desember 2020, terlihat masing-masing kepatuhan hanya berada di angka 55 persen dan 39 persen atau turun sebesar 28 persen dan 20 persen,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Kamis (7/1/2021)

Penurunan ini diikuti dengan kenaikan drastis kasus positif Covid-19 pada Oktober sampai Desember 2020. Bahkan meningkatnya hingga 113% jika dibandingkan situasi pada minggu pertama September 2020.

“Dengan penurunan kepatuhan prokes yang hanya 20 persen-30 persen ternyata mengakibatkan peningkatan penambahan kasus positif lebih dari 100 persen. Ini bukanlah sebuah kebetulan. Data telah dengan nyata menunjukkan tren kepatuhan prokes yang semakin menurun berbanding lurus dengan tren penambahan kasus positif mingguan yang semakin meningkat,” tuturnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Wiku: Ini Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi )

Dia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menyadari peringatan yang setiap hari disampaikan oleh pemerintah terkait dengan kedisiplinan menjalankan prokes. Ini merupakan langkah preventif satu-satunya yang dapat diambil masyarakat di tengah pandemi ini.

“Patuh terhadap prokes adalah salah satu bentuk bela negara yang bisa dilakukan oleh siapa saja di tengah kondisi pandemi yang masih kita hadapi bersama,” ujarnya.

Dia yakin masyarakat Indonesia ingin pandemi ini segera berakhir. Dia juga menilai bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepedulian satu sama lain. “Saya minta agar masyarakat untuk patuh dan saling mengingatkan serta menegur orang-orang terdekat apabila terdapat pelanggaran prokes,” ujarnya. (Baca juga: Penyebaran Covid-19 Kian Meluas, MNC Peduli Bagikan Masker kepada Warga di Tangerang )

Wiku juga meminta kepada pemerintah daerah (pemda) untuk selalu memonitor tingkat kepatuhan masyarakat di wilayahnya terhadap disiplin prokes. Kendurnya kepatuhan terhadap prokes mengakibatkan penambahan kasus positif di Indonesia.

“Kita harus ingat tren penambahan kasus ini dapat berujung pada peningkatan angka kematian juga. Apabila masyarakat terus acuh maka angka penularan dan kematian akibat covid-19 akan semakin meningkat,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Berita Terkini
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
Infografis
Kasus Curanmor Meningkat...
Kasus Curanmor Meningkat di Bulan Ramadan, Ini Cara Pencegahannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved