Berstatus Overstayer, Pemerintah Segera Repatriasi 335 WNI dari Arab Saudi

Kamis, 07 Januari 2021 - 15:34 WIB
loading...
Berstatus Overstayer,...
Pemerintah melalui perwakilannya di Jeddah, Arab Saudi mengupayakan pemulangan 335 WNI yang dikabarkan telah melanggar keimigrasian atau overstayer. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui perwakilannya di Jeddah, Arab Saudi mengupayakan pemulangan 335 warga negara Indonesia ( WNI ) yang dikabarkan telah melanggar keimigrasian atau overstayer. Rencana repatriasi itu dilakukan meski adanya kebijakan pembatasan pergerakan orang karena pandemi virus Corona (Covid-19).

(Baca juga: Overstay, 4 WNA Dideportasi dari Bali)

Konsulat Jenderal RI (KJRI) mengungkapkan bahwa pemulangan itu dilakukan dalam waktu sepekan. Rombongan WNI itu dipulangkan dalam tiga kelompok penerbangan (kloter). Kloter terakhir berjumlah 50 orang diterbangkan Rabu, 6 Januari 2021 via Bandara Internasional King Abdulaziz, Arab Saudi.

"Semula jumlahnya yang dipulangkan hari ini 52 orang. Tapi dua kena Covid. Akhirnya, tidak jadi berangkat," ujar Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono dalam keterangan resminya yang diperoleh SINDOnews, Kamis (7/1/2021).

(Baca juga: Munarman Tegaskan Pernyataan Mahfud MD Soal Habib Rizieq Overstay Hoaks)

Para WNI overstayer didominasi oleh kaum perempuan. Sebelumnya, mereka sempat ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Arab Saudi (Tarhil) di Shumaisi setelah terjaring razia oleh pihak keamanan setempat. Mereka ditahan di Tarhil hingga tiga pekan lamanya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh KJRI Jeddah, para WNI yang dipulangkan dalam tiga penerbangan tersebut masuk ke Arab Saudi dengan visa kerja, ziarah, dan umrah.

Lebih lanjut, Konjen Eko Hartono mengatakan pemulangan rombongan dijadwalkan pada 26 Desember 2020. Namun, rencana itu tertunda lantaran Pemerintah Arab Saudi menutup semua akses masuk ke wilayahnya karena khawatir penyebaran mutasi Covid-19.

Pihaknya juga mengapresiasi perhatian dan komitmen Pemerintah Arab Saudi yang tetap memberikan pelayanan yang baik kepada para WNI yang ditahan di Tarhil hingga menjelang penerbangan mereka ke Tanah Air.

“Luar biasa sekali pelayanan Saudi terhadap deportan Indonesia. Setiap individu, selain tiket gratis dan tes swab gratis diberikan, mereka juga memberikan pakaian dalam, handuk, sandal dan daster gratis,” ungkap Safaat Ghofur, Koordinator Pelayanan dan Pelindungan WNI (Yanlin) KJRI Jeddah.

Berlangsung di masa pandemi Covid-19, pemulangan rombongan WNIO ini sempat mengalami kendala karena adanya keharusan bagi setiap penumpang menunjukkan hasil negatif tes PCR dan kewajiban mengisi kartu waspada kesehatan atau E-HAC (e-health alert card). Namun, berkat kerjasama yang baik antarotoritas terkait, semua keruwetan akhirnya bisa diatasi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rekor! Adahi Bagikan...
Rekor! Adahi Bagikan 600 Juta Porsi Daging Dam Haji ke 25 Negara Islam
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved