Risma Blusukan, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Diminta Tak Perlu 'Kepanasan'
Kamis, 07 Januari 2021 - 08:51 WIB
loading...
Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma saat blusukan ke sekitar aliran Sungai Ciliwung, Jakarta Pusat. Foto/dok Kemensos
A
A
A
JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon dan politikus Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah dinilai tidak perlu kebakaran jenggot dengan aksi blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
(Baca juga : PGN Buka Suara Soal Adanya Endorse Saham dengan Putra Presiden Jokowi )
Blusukan perempuan yang biasa disapa Risma ke sejumlah lokasi dinilai Jakarta patut diapresiasi sebagai sebuah langkah konkret melihat lebih dekat masyarakat miskin kota yang hidup dalam kondisi prihatin.
"Terlepas apakah blusukan Risma adalah pencitraan, tetapi kunjungan tersebut telah membuktikan bahwa kemiskinan tidak hanya sekedar membuka data dan menghitung angka kemiskinan," kata Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (Sudra) Fadhli Harahab kepada SINDOnews, Kamis (7/1/2021).
(Baca juga : PKS Minta Pemerintah Segera Atasi Disinformasi soal Vaksin )
Menurut dia, Risma telah menjungkirbalikkan data kemiskinan yang diperoleh dari balik meja dengan membuktikannya lewat blusukan. Kata dia, Risma melihat, mendengar dan merasakan langsung kehidupan kaum miskin kota di pusat Ibu Kota Jakarta.
"Aneh kemudian ada yang kepanasan dengan gerakan blusukan yang nyatanya adalah bagian dari kerja-kerja mengentaskan kemiskinan. Kalau pun itu tidak etis di mata pencibir, artinya Risma telah mendobrak tradisi birokrat pemalas yang bisanya melihat dan menganalisa dari balik meja," ungkapnya.(Baca juga: Fahri Hamzah Sindir Risma, Jelaskan Beda Wali Kota dengan Menteri )
(Baca juga : PGN Buka Suara Soal Adanya Endorse Saham dengan Putra Presiden Jokowi )
Blusukan perempuan yang biasa disapa Risma ke sejumlah lokasi dinilai Jakarta patut diapresiasi sebagai sebuah langkah konkret melihat lebih dekat masyarakat miskin kota yang hidup dalam kondisi prihatin.
"Terlepas apakah blusukan Risma adalah pencitraan, tetapi kunjungan tersebut telah membuktikan bahwa kemiskinan tidak hanya sekedar membuka data dan menghitung angka kemiskinan," kata Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (Sudra) Fadhli Harahab kepada SINDOnews, Kamis (7/1/2021).
(Baca juga : PKS Minta Pemerintah Segera Atasi Disinformasi soal Vaksin )
Menurut dia, Risma telah menjungkirbalikkan data kemiskinan yang diperoleh dari balik meja dengan membuktikannya lewat blusukan. Kata dia, Risma melihat, mendengar dan merasakan langsung kehidupan kaum miskin kota di pusat Ibu Kota Jakarta.
"Aneh kemudian ada yang kepanasan dengan gerakan blusukan yang nyatanya adalah bagian dari kerja-kerja mengentaskan kemiskinan. Kalau pun itu tidak etis di mata pencibir, artinya Risma telah mendobrak tradisi birokrat pemalas yang bisanya melihat dan menganalisa dari balik meja," ungkapnya.(Baca juga: Fahri Hamzah Sindir Risma, Jelaskan Beda Wali Kota dengan Menteri )
Lihat Juga :