PBNU Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Kamis, 14 Mei 2020 - 19:35 WIB
loading...
PBNU Kembali Salurkan...
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Corona. Foto/SINDOnews/abdul rochim
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi virus COVID-19. Kali ini, bantuan berupa sembako disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi akibat Corona di wilayah DKI Jakarta, Banten, Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan luar Jawa.

Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengungkapkan, PBNU dipercaya banyak pihak untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil besar memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Corona melalui PBNU. Terima kasih sekali lagi. Semoga semakin jaya," ucap Kiai Said dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020). (Baca juga: Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan, IIFPG Salurkan Bantuan)

Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan tersebut menegaskan pihaknya amanah dalam menjalankan program. "Alhamdulillah, kita pun dengn amanah menyalurkan bantuan ini. Tidak ada yang disisakan, tidak disisihkan. Semuanya disalurkan. Kita sudah pengalaman menyalurkan bantuan. Kepada (korban) bencana alam juga di berbagai kesempatan. Tepat sasaran, sampai mustahiqin, sampai ke yang berhak," tegasnya. (Baca juga: Perbaiki Data, Kemensos Targetkan 9 Juta Penerima Bansos)

Ketua NU Care-Lazisnu Achmad Sudrajat menyebutkan sebanyak 13.950 paket sembako tersebut juga disalurkan ke Bandung, Karawang, 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jatim, DI Yogyakarta, NTB, Bali, Lampung, Jambi, Kepulauan Riau, Pontianak, Samarinda, Kabupaten Konawe, Kota dan Kabupaten Sorong di Papua. "Program kerja sama ini juga didistribusikan untuk membantu fakir, miskin, lansia, difabel, guru ngaji, marbot masjid, dan kelompok lain yang terdampak Corona," papar Ajat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved