Ada Gesekan Ideologi, HMI Minta Jokowi Ambil Langkah Konsolidatif

Kamis, 31 Desember 2020 - 00:10 WIB
loading...
Ada Gesekan Ideologi,...
Ketua umum Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) Arya Kharisma Hardy. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dinamika geopolitik yang melibatkan Amerika dan China selalu memiliki dampak signifikan terhadap situasi nasional sosial dan politik bagi suatu negara.

Di Indonesia, konfrontasi geopolitik yang dimainkan oleh kedua negara pengusung dua ideologi besar dunia ini sangat terasa.

Ketua umum Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam ( PB HMI ) Arya Kharisma Hardy menilai, terpilihnya Joe Biden sebagai presiden Amerika serikat pada pemilu lalu memberikan efek psikologis yang signifikan terhadap situasi sosial politik Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

"Konflik sosial yang kian memanas hari-hari ini di Indonesia tentu tidak terlepas dari meningkatnya eskalasi geopolitik pasca terpilihnya Joe Biden diamerika yang sedang mesra dengan kelompok Islam dunia," kata Arya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/12/2020).

Menurut dia, fenomena penahanan terhadap imam Besar Habib Reziq Shihab dan penembakan enam orang laskar FPI, pelemparan bom molotov masjid, penikaman ulama dan imam masjid di beberapa wilayah, dan hari ini pemerintah secara sepihak melakukan pembubaran terhadap ormas Islam FPI mengindikasikan adanya gejolak global yang serius di Tanah Air.

"Harus diakui bahwa konflik antara negara versus kelompok Islam semakin meruncing di era Presiden Joko Widodo. Bahkan kualitas demokrasi Indonesia turut terseret dan tercederai", tambahnya. (Baca juga: FPI Dibubarkan, Ini 7 Poin Pertimbangan Pemerintah )

Dia melihat adanya diskriminasi hukum dan arogansi kekuasaan berujung pada aksi yang diduga pelanggaran HAM yang dialami tokoh Islam beserta pengikutnya.

"Anomali fenomena sosial politik ini, secara gamblang menerangkan bahwa sedang terjadi gesekan ideologi yang serius dalam pusaran kehidupan bangsa Indonesia, seperti yang pernah terjadi di masa-masa awal kemerdekaan, sebagai akibat gagalnya negara menunaikan amanah konstitusi dan cenderung menuruti kehendak oligarki global," tuturnya.(Baca juga: FPI Dibubarkan, Atribut Habib Rizieq di Serang Dicopoti )

Oleh karena itu, kata Arya, PB HMI meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengambil langkah-langkah konsolidatif dan meniadakan kebijakan yang ofensif khususnya kepada kelompok Islam.

"Bagaimanapun segregasi sosial politik ini akan berdampak buruk jika diteruskan, dan pada akhirnya akan menimbulkan distrust publik yang berujung pada civil disobdient", tutup Arya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Aliansi 40 Ormas Islam...
Aliansi 40 Ormas Islam Tolak Kasus Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Dilimpahkan ke Polda Metro
Aliansi 40 Ormas Islam...
Aliansi 40 Ormas Islam yang Laporkan Ade Armando Cs Siap Hadirkan Saksi dan Ahli Terkait Ceramah JK
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Rekomendasi
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved