Parodi Lagu Indonesia Raya dan Jokowi oleh Malaysia Penghinaan Martabat Bangsa

Senin, 28 Desember 2020 - 08:59 WIB
loading...
Parodi Lagu Indonesia...
Dugaan pelecehan lagu Indonesia Raya dan Presiden Jokowi oleh WN Malaysia dinilai sebagai penghinaan martabat bangsa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dugaan pelecehan lagu Indonesia Raya dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh pihak berasal dari Malaysia mengundang kecaman dan perhatian publik Tanah Air. Dugaan pelecehan ini tak bisa dibiarkan begitu saja dan atas nama hubungan antar bangsa-negara harus diusut tuntas.

"(Dugaan pelecehan) itu jelas penghinaan dan merendahkan martabat bangsa," tegas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat dihubungi SINDOnews, Senin (28/12/2020). (Baca juga: Pengamat: Tangkap Dalang Parodi Lagu Indonesia Raya dan Jokowi oleh WN Malaysia)

Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan perwakilan RI di Malaysia secara resmi harus meminta klarifikasi dan investigasi terhadap Malaysia. Dia berharap, pelakunya harus dihukum berat. Adi mengatakan, sikap tegas pemerintah harus dilakukan karena dugaan pelecehan terhadap simbol-simbol negara bukan kali ini saja terjadi, melainkan sudah berulang kali. Apalagi yang diserang adalah lagu kebangsaan dan Jokowi sebagai simbol negara. (Baca juga: Pemerintah Malaysia Kecam Parodi Pelecehan Lagu Indonesia Raya dan Jokowi)

Adi melihat parodi itu sangat memprovokasi dan memecah belah hubungan Indonesia-Malaysia sebagai negara serumpun. "Harus segera diusut pelakunya. pemerintah harus agresif itu soal kehormatan bangsa," ujar Analis Politik asal UIN Jakarta ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Prabowo: Saya Kalau...
Prabowo: Saya Kalau ke Luar Negeri Sangat Dihormati, Banyak Negara Minta Bantuan Kita
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved