Pilih Pengusaha Kaya Masuk Kabinet, Jokowi Ingin Fokus Pemulihan Ekonomi

Minggu, 27 Desember 2020 - 21:12 WIB
loading...
A A A
"Itu kan tidak semata-mata karena dia kaya masuk menjadi menteri, tapi karena beliau dianggap orangnya presiden lah. Kemudian, soal kapasitas profesional juga integritas," ujarnya.

Jadi, menurut Hanan, gabungan semua itu menjadi pertimbangan kenapa para pengusaha itu masuk Kabinet Indonesia Maju. Namun semestinya, yang diharapkan dengan pemilihan crazy rich ini, mereka dianggap tidak punya orientasi untuk melakukan korupsi, selain faktor kapasitas, profesional, integritas serta dukungan politik yang mereka miliki. (Baca juga: Crazy Rich Masuk Kabinet, Jokowi Beri Panggung Capres Potensial 2024 )

Menurut dia, untuk membentuk atau mengocok ulang kabinet itu harus memenuhi 3 kriteria yakni pertama, objektif personal, apakah orang yang dipilih ini bisa fokus kerja menangani pandemi dan memulihkan ekonomi. Kedua, apakah punya kapasitas terutama soal leadership dan manajerial skill serta kemampuan bekerja dalam tim, serta dukungan politik untuk menjamin stabilitas politik di pemerintah.

"Misalnya, walaupun menteri dari Gerindra dan PDIP korupsi kemarin. Tapi Gerindra dan PDIP tetap memperoleh jatah menteri yang sama dengan sebelumnya, partainya tidak dihukum, orang yang lakukan korupsi yang dihukum," kata Hanan.

"Ketiga, persepsi dan dukungan publik, ada nama Risma, Sandi Uno, dari segi publik mereka orang populer yang kemungkinan akan dapat dukungan dan persepsi positif. Ini penting, tidak bisa abaikan dukungan itu. Termasuk memperbaiki citra negatif dua menteri yang tertangkap secara berturut-turut dalam bulan yang sama," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Elon Musk Masuk dalam...
Elon Musk Masuk dalam Kabinet Presiden Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved