Sandiaga Uno Diharapkan Lebih Cermat dalam Bangkitkan Pariwisata
Jum'at, 25 Desember 2020 - 07:16 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno diharapkan bisa lebih cermat dalam melihat peluang membangkitkan pariwisata. FOTO/DOK.KEMENPAREKRAF
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Fraksi PKS DPR RI Ledia Hanifa menyampaikan beberapa catatan penting untuk Sandiaga Salahuddin Uno yang telah ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ) menggantikan Wishnutama.
"Penggantian menteri adalah hak prerogatif Presiden sehingga sangat diperlukan beberapa catatan," kata Ledia dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).
Ledia melihat bahwa, baik Wishnutama maupun Sandi sama-sama berlatar belakang pengusaha, meskipun bidangnya berbeda. Sehingga, Sandi semestinya bisa lebih cermat dalam melihat peluang. "Bang Sandi juga orang yang siap turun ke lapangan untuk mendapatkan peta masalah dan peluang-peluangnya," ujarnya. (Baca juga: Sandi Gabung Kabinet Jokowi, Susi Buka Blokir Akun Twitter @sandiuno )
Anggota Komisi X DPR RI itu menjelaskan, pariwisata merupakan sektor yang paling terpuruk akibat pandemi dan diprediksi paling akhir bangkitnya. Sektor ini melibatkan banyak stakeholder termasuk masyarakat di sekitar destinasi wisata.
"Penanganannya harus sangat cermat dan hati-hati," kata legislator Dapil Jawa Barat I ini.
"Penggantian menteri adalah hak prerogatif Presiden sehingga sangat diperlukan beberapa catatan," kata Ledia dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).
Ledia melihat bahwa, baik Wishnutama maupun Sandi sama-sama berlatar belakang pengusaha, meskipun bidangnya berbeda. Sehingga, Sandi semestinya bisa lebih cermat dalam melihat peluang. "Bang Sandi juga orang yang siap turun ke lapangan untuk mendapatkan peta masalah dan peluang-peluangnya," ujarnya. (Baca juga: Sandi Gabung Kabinet Jokowi, Susi Buka Blokir Akun Twitter @sandiuno )
Anggota Komisi X DPR RI itu menjelaskan, pariwisata merupakan sektor yang paling terpuruk akibat pandemi dan diprediksi paling akhir bangkitnya. Sektor ini melibatkan banyak stakeholder termasuk masyarakat di sekitar destinasi wisata.
"Penanganannya harus sangat cermat dan hati-hati," kata legislator Dapil Jawa Barat I ini.
Lihat Juga :