Menag: Selamat Natal 2020, Rayakan dengan Sederhana dan Terus Berbagi Kasih
Kamis, 24 Desember 2020 - 11:18 WIB
loading...
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat merayakan Natal, 25 Desember 2020, kepada segenap Umat Kristiani di Indonesia. FOTO/DOK.HUMAS KEMENAG
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat merayakan Natal , 25 Desember 2020, kepada segenap Umat Kristiani di Indonesia. Menag berharap kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani dan mampu membangkitkan semangat mewujudkan kehidupan damai serta harmoni dalam kemajemukan Indonesia.
"Selamat Natal 2020. Semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia juga tetap terjaga," ucap Menag di Jakarta, Kamis (24/12/2020).
Di tengah pandemi, Menag mengimbau agar perayaan Natal 2020 digelar secara sederhana. Umat Kristiani diimbau menghindari dan menjauhkan diri dari perilaku konsumtif dan pemborosan. "Rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan dan terus berbagi kasih pada sesama," pesannya. (Baca juga: Terlihat Glamor, Tren Riasan Glitter Saat Merayakan Natal )
Menurut Menag, hal terpenting dari perayaan Natal adalah kesadaran umat Kristiani untuk semakin dekat dengan Sang Maha Kuasa sebagai pemberi hidup bagi manusia. Kesadaran itu lalu diwujudkan dalam perubahan dan pembaharuan pola hidup ke arah yang lebih baik.
"Peringatan Natal pada hakikatnya adalah momentum bagi Umat Kristiani untuk meningkatkan kesadaran bahwa anugerah keselamatan telah Tuhan berikan bagi umat manusia. Hal ini perlu direfleksikan melalui perbuatan-perbuatan kebaikan, kesederhanaan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih bagi sesama," katanya.
"Selamat Natal 2020. Semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia juga tetap terjaga," ucap Menag di Jakarta, Kamis (24/12/2020).
Di tengah pandemi, Menag mengimbau agar perayaan Natal 2020 digelar secara sederhana. Umat Kristiani diimbau menghindari dan menjauhkan diri dari perilaku konsumtif dan pemborosan. "Rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan dan terus berbagi kasih pada sesama," pesannya. (Baca juga: Terlihat Glamor, Tren Riasan Glitter Saat Merayakan Natal )
Menurut Menag, hal terpenting dari perayaan Natal adalah kesadaran umat Kristiani untuk semakin dekat dengan Sang Maha Kuasa sebagai pemberi hidup bagi manusia. Kesadaran itu lalu diwujudkan dalam perubahan dan pembaharuan pola hidup ke arah yang lebih baik.
"Peringatan Natal pada hakikatnya adalah momentum bagi Umat Kristiani untuk meningkatkan kesadaran bahwa anugerah keselamatan telah Tuhan berikan bagi umat manusia. Hal ini perlu direfleksikan melalui perbuatan-perbuatan kebaikan, kesederhanaan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih bagi sesama," katanya.
Lihat Juga :