Peran Ibu Perkuat Ekonomi Keluarga di Masa Pandemi
Rabu, 23 Desember 2020 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Tidak berhenti karena keadaan, Suwanti pun membuat makanan ungkep dari daging burung puyuh, untuk menyiasati produksi kerajinan tangan yang terhenti karena pandemi. Beruntungnya, Suwanti mendapatkan BPUM.
“Mendapat bantuan sebesar Rp2,4 juta itu bagi saya khususnya seperti mendapat air minum di tengah padang pasir, senang sekali,” ujar Suwanti.
Tidak berbeda jauh dengan Narsih dan Suwanti, Iis Suminar, pengusaha gado-gado ini juga merupakan sosok ibu yang tidak menyerah pada keadaan. Sebagai salah satu penerima manfaat BPUM, Iis juga memanfaatkannya untuk meningkatkan usahanya demi menjaga ketahanan ekonomi keluarganya.
“Mendapat bantuan Rp2,4 juta tersebut saya akhirnya bisa memperlebar tempat atau meja usaha, sekaligus di situ saya tambahkan usaha menjual gorengan,” terang Iis.
Narsih, Suwanti, dan Iis merupakan sedikit dari kisah ibu-ibu yang tetap berjuang, berbakti bagi keluarganya, guna membantu mempertahankan perekonomian keluarga di masa pandemi. Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2020.
“Mendapat bantuan sebesar Rp2,4 juta itu bagi saya khususnya seperti mendapat air minum di tengah padang pasir, senang sekali,” ujar Suwanti.
Tidak berbeda jauh dengan Narsih dan Suwanti, Iis Suminar, pengusaha gado-gado ini juga merupakan sosok ibu yang tidak menyerah pada keadaan. Sebagai salah satu penerima manfaat BPUM, Iis juga memanfaatkannya untuk meningkatkan usahanya demi menjaga ketahanan ekonomi keluarganya.
“Mendapat bantuan Rp2,4 juta tersebut saya akhirnya bisa memperlebar tempat atau meja usaha, sekaligus di situ saya tambahkan usaha menjual gorengan,” terang Iis.
Narsih, Suwanti, dan Iis merupakan sedikit dari kisah ibu-ibu yang tetap berjuang, berbakti bagi keluarganya, guna membantu mempertahankan perekonomian keluarga di masa pandemi. Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2020.
(ars)
Lihat Juga :