Demi Dukungan Politik, Jokowi Diprediksi Tak Utak Atik Jatah Parpol

Selasa, 22 Desember 2020 - 08:31 WIB
loading...
Demi Dukungan Politik,...
Presiden Jokowi diprediksi tidak akan mengubah jatah parpol dalam susunan kabinet baru nanti. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu reshuffle kabinet semakin kencang berhembus setelah Presiden Jokowi menggelar pertemuan empat mata dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sementara Kepala Sekretariat Presiden, Budi Heru Hartono menyatakan menteri-menteri baru itu akan diperkenalkan hari ini.

(Baca juga : Ketimbang Yahya Staquf, Agus Maftuh Lebih Berpeluang Gantikan Fachrul Razi )

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, reshuffle kabinet kali ini harus dilakukan Jokowi terutama lantaran membutuhkan pengganti Edhy Prabowo di posisi Menteri Kelautan dan Perikanan serta Juliari Batubara di pos Menteri Sosial. Tetapi kocok ulang kabinet juga dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja kabinet.

(Baca: Reshuffle Kabinet Berskala Besar, Ini 7 Menteri yang Berpeluang Dilibas)

"Jika pedoman reshuffle menyasar pada kinerja yang tidak signifikan membantu capaian cita-cita Presiden, maka bisa saja Mendikbud, Menaker, Menkominfo, Menko PMK, termasuk yang perlu di-reshuffle," ujar Dedi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (22/12/2020).

(Baca juga : Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKS: Kita Kan Tahu Diri )

Dedi menduga, menteri yang berasal dari kalangan profesional tidak aman. Sebaliknya, menteri yang berasal dari partai politik tetap aman. Ia memprediksi untuk pengganti Edhy tetap dari partai Gerindra atau bisa jadi pos ini diisi orang lain entah dari kalangan partai atau profesional, tetapi kader Gerindra ditempatkan di pos lain.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Menteri sosial tetap diberikan kepada kader PDIP. Nama Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma disebut-sebut sebagai calon tunggal untuk menggantikan Juliari.

"Tetapi, reshuffle tidak saja hanya soal kinerja melainkan soal dukungan politik, sehingga bisa saja kalangan parpol aman dari reshuffle," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Rekomendasi
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Berita Terkini
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved