Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKS: Kita Kan Tahu Diri

Selasa, 22 Desember 2020 - 07:15 WIB
loading...
Soal Isu Reshuffle Kabinet,...
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto menganggap reshuffle kabinet bukan hal yang serius karena mengganti menteri yang tertangkap KPK. FOTO/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle kabinet terus menguat belakangan ini. Bahkan, nama-nama calon menteri yang diisukan telah beredar luas.

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI bidang Industri dan Pembangunan Mulyanto angkat bicara. "Saya kok tidak menangkap isu ini menjadi hal yang serius. Kalau penggantian menteri, karena terkena kasus dengan KPK, ini dapat dimengerti," ujar Mulyanto kepada SINDOnews, Selasa (22/12/2020).

Mulyanto mengatakan, PKS sendiri tetap konsisten sebagai oposisi kritis di luar pemerintahan. "Kita kan tahu diri, karena calon yang kita usung kalah dalam Pilpres lalu," kata Anggota Majelis Syura PKS ini. (Baca juga: Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet, Calon Menteri Diundang ke Istana Besok )

Dia menuturkan, PKS memberi kesempatan kepada partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 yang menang untuk berkoalisi. "Logika ini masih berlaku. Dan PKS konsisten memegang logika ini," kata anggota Komisi VII DPR RI.

Sekadar diketahui, isu reshuffle sebenarnya mulai muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui marah dalam rapat kabinet pada 18 Juni 2020. Isu itu kemudian muncul setelah dua menteri ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka adalah Eks Mensos Juliari Batubara yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020. Sedangkan eks Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya, Edhy Prabowo menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. (Baca juga: Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved