AHY: Biden Membawa Harapan Baru, Indonesia Harus Jadi Pemain Kunci Dunia
Sabtu, 19 Desember 2020 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan itu, AHY mengingatkan dalam periode 2004-2014 di bawah kepemimpinan Presiden SBY, Indonesia sudah menjalankan peran aktif sebagai pemain kunci dunia, dengan ikut mengadvokasi agenda-agenda sosial, ekonomi, politik dan keamanan global. Karena itu, Indonesia perlu mendorong agar AS lebih memperhatikan isu-isu strategis seperti keamanan Laut China Selatan, HAM dan Demokrasi, relasi Islam dan Barat, perubahan iklim dan keamanan global.
“Indonesia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali menjadi global player dunia,” ucapnya.
Perhatian AHY pada AS diamini oleh Dr Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri dan mantan Dubes RI di AS. “AS menjadi super power dengan kemampuannya melakukan operasi militer di belahan dunia manapun, sanggup berperang sekaligus di tempat yang berbeda,” ungkap Dino. (Baca juga:Joe Biden Batuk Saat Berpidato, Netizen: Apakah Itu Covid?)
Dino memastikan, terpilihnya Biden akan menguntungkan Indonesia. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI ini mengingatkan bahwa Indonesia dan AS punya perjanjian strategis untuk kemitraan yang sejajar (equal partnership).
Tapi Dino mengingatkan bahwa pada masa-masa awal pemerintahannya Biden akan memprioritaskan penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi yang akan menyita waktu dan perhatiannya. Dino memperkirakan Biden akan kembali mengedepankan kepemimpinan AS di tingkat global, merangkul lagi sekutu-sekutu AS yang selama ini di-bully Presiden Trump, serta memprioritaskan demokrasi.
Biden akan membentuk Liga Demokrasi, kata Dino, dan akan mengajak Indonesia. Namun Dino mengingatkan agar Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif sehingga tidak mudah terjebak di tengah kompetisi global yang multipolar.
“Indonesia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali menjadi global player dunia,” ucapnya.
Perhatian AHY pada AS diamini oleh Dr Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri dan mantan Dubes RI di AS. “AS menjadi super power dengan kemampuannya melakukan operasi militer di belahan dunia manapun, sanggup berperang sekaligus di tempat yang berbeda,” ungkap Dino. (Baca juga:Joe Biden Batuk Saat Berpidato, Netizen: Apakah Itu Covid?)
Dino memastikan, terpilihnya Biden akan menguntungkan Indonesia. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI ini mengingatkan bahwa Indonesia dan AS punya perjanjian strategis untuk kemitraan yang sejajar (equal partnership).
Tapi Dino mengingatkan bahwa pada masa-masa awal pemerintahannya Biden akan memprioritaskan penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi yang akan menyita waktu dan perhatiannya. Dino memperkirakan Biden akan kembali mengedepankan kepemimpinan AS di tingkat global, merangkul lagi sekutu-sekutu AS yang selama ini di-bully Presiden Trump, serta memprioritaskan demokrasi.
Biden akan membentuk Liga Demokrasi, kata Dino, dan akan mengajak Indonesia. Namun Dino mengingatkan agar Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif sehingga tidak mudah terjebak di tengah kompetisi global yang multipolar.
Lihat Juga :