IPW: Penuntasan Kasus FPI Jadi Pertimbangan Presiden Tentukan Calon Kapolri

Senin, 14 Desember 2020 - 14:26 WIB
loading...
IPW: Penuntasan Kasus...
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tiba di Polda Metro Jaya menggunakan masker. Foto/SINDOnews/YULIANTO
A A A
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meminta kepolisan dapat mengusut secara tuntas adanya bom molotov di Jakarta dan Makassar. Utamanya apakah hal ini berkaitan dengan massa pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab atau tidak.

"Apakah Pelemparan molotov kali ini ada kaitannya dengan para pendukung Rizieq, tentunya menjadi tugas polisi untuk mengusutnya," katanya saat dihubungi, Senin (14/12/2020).

Ditanyakan apakah kejadian akhir-akhir ini berkaitan dengan bursa kapolri, Neta menyebut bisa saja ada asumsi tersebut. Namun dia melihat bagaimana kepolisian menanganinya akan jadi bahan pertimbangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menentukan pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis. (Baca juga: Pos Polisi AP Pettarani-Urip Sumoharjo Dilempar Bom Molotov )

"Bisa saja ada asumsi seperti itu. Yang jelas semua peristiwa Kamtibmas yang ada tentu menjadi penilaian presiden," ujarnya.

Neta mengatakan bahwa semua kasus yang terjadi belakangan akan berpengaruh naiknya turunnya elektabilitas para calon Kapolri di depan Presiden Jokowi. Hal ini mengingat Presiden Jokowi merupakan pemilik hak prerogatif dalam memilih kapolri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan Masa Jabatan...
Usulan Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
Personel Polri Bakal...
Personel Polri Bakal Dilengkapi Peralatan Cegah Panah, Tembakan, dan Bom Molotov
IPW Sebut Masyarakat...
IPW Sebut Masyarakat Ingin Kompolnas Independen, Sama Seperti Komnas HAM
Respons Tokoh Oposisi...
Respons Tokoh Oposisi Soal Pergantian Kapolri, Habiburokhman: Salah Kaprah
Sugeng Teguh Santoso...
Sugeng Teguh Santoso Kena Ulti Refly Harun: Anda Ngomong Seolah Police Watch ternyata PSI
Oegroseno Usul DPR Tidak...
Oegroseno Usul DPR Tidak Perlu Fit and Proper Test Calon Kapolri
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Rumah Bos OpenAI Sam...
Rumah Bos OpenAI Sam Altman Dilempar Bom Molotov, Ini Akar Masalahnya
Pelajar Dianiaya hingga...
Pelajar Dianiaya hingga Tewas, IPW: Brimob Tidak Cocok Dihadapkan dengan Warga Sipil
Rekomendasi
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Berita Terkini
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved