98 ABK Indonesia Dipulangkan dari Peru dalam Empat Gelombang
Jum'at, 11 Desember 2020 - 13:23 WIB
loading...
Sebanyak 98 ABK asal Indonesia dipulangkan dari Peru secara dalam empat tahap hingga 16 Desember 2020 mendatang. Foto/kemlu.go.id
A
A
A
JAKARTA - Kendati di tengah pandemi Covid-19, gelombang kepulangan warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri masih berlanjut. Selama Desember 2020, ada 98 anak buah kapal (ABK) Indonesia yang kembali dari Peru.
Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) melalui perwakilannya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, mengungkapkan repatriasi seluruh ABK tersebut dibagi dalam empat tahap. Gelombang pertama pemulangan telah dilaksanakan pada 5 Desember 2020, sebanyak 21 ABK WNI bermasalah yang bekerja di kapal Corsario I, Pescamaro Uno, dan Pescamaro Seis.
“Kini telah tiba dengan selamat di Indonesia. Mereka dipulangkan melalui rute Lima-Sao Paulo-Doha-Jakarta,” demikian dilansir SINDOnews dari laman resmi Kemlu, Jumat (11/12/2020).
(Baca: 3 ABK TB Mitra Jaya VIII Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Kapal dan Helikopter)
Sebelumnya, 21 ABK dimaksud telah ditampung selama tiga bulan sejak September 2020 oleh pihak kedutaan karena pemilik kapal tempat mereka bekerja mengaku kesulitan finansial akibat pandemi Covid-19 sehingga para ABK tersebut belum menerima gaji dan tiket pemulangan.
Gelombang kedua pemulangan direncanakan 11 Desember hari ini sebanyak 26 ABK yang akan terbang via jalur Lima-Madrid-Doha-Jakarta. Berikutnya pada 15 Desember sebanyak 34 ABK melalui Lima-Amsterdam-Jakarta dan gelombang keempat yaitu pada 16 Desember sebanyak 15 ABK via Lima-Amsterdam-Jakarta.
“Untuk pemulangan gelombang dua, tiga, empat ini adalah para ABK WNI yang bekerja di kapal-kapal penangkap ikan dan cumi berbendera Tiongkok yang sudah habis masa kontraknya,” imbuh Kemlu.
Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) melalui perwakilannya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, mengungkapkan repatriasi seluruh ABK tersebut dibagi dalam empat tahap. Gelombang pertama pemulangan telah dilaksanakan pada 5 Desember 2020, sebanyak 21 ABK WNI bermasalah yang bekerja di kapal Corsario I, Pescamaro Uno, dan Pescamaro Seis.
“Kini telah tiba dengan selamat di Indonesia. Mereka dipulangkan melalui rute Lima-Sao Paulo-Doha-Jakarta,” demikian dilansir SINDOnews dari laman resmi Kemlu, Jumat (11/12/2020).
(Baca: 3 ABK TB Mitra Jaya VIII Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Kapal dan Helikopter)
Sebelumnya, 21 ABK dimaksud telah ditampung selama tiga bulan sejak September 2020 oleh pihak kedutaan karena pemilik kapal tempat mereka bekerja mengaku kesulitan finansial akibat pandemi Covid-19 sehingga para ABK tersebut belum menerima gaji dan tiket pemulangan.
Gelombang kedua pemulangan direncanakan 11 Desember hari ini sebanyak 26 ABK yang akan terbang via jalur Lima-Madrid-Doha-Jakarta. Berikutnya pada 15 Desember sebanyak 34 ABK melalui Lima-Amsterdam-Jakarta dan gelombang keempat yaitu pada 16 Desember sebanyak 15 ABK via Lima-Amsterdam-Jakarta.
“Untuk pemulangan gelombang dua, tiga, empat ini adalah para ABK WNI yang bekerja di kapal-kapal penangkap ikan dan cumi berbendera Tiongkok yang sudah habis masa kontraknya,” imbuh Kemlu.
Lihat Juga :