Ngobrol Bareng Gus Miftah iNews Jumat Pukul 20.00: Moeldoko, Pengawal Isu Strategis Istana

Kamis, 10 Desember 2020 - 18:54 WIB
loading...
Ngobrol Bareng Gus Miftah...
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kesiapan vaksin Covid-19 dalam acara Ngobrol Bareng Gus Miftah, Jumat (11/12/2020), pukul 20.00 WIB yang akan disiarkan di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. FOTO/MNC MEDIA
A A A
JAKARTA - Vaksin untuk virus Covid-19 dari Sinovac China tiba di Jakarta pada Minggu (6/12/2020) malam lalu. Presiden Joko Widodo mengatakan selain 1,2 juta dosis vaksin dari Sinovac, saat ini pemerintah masih mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin yang dijadwalkan akan tiba pada awal 2021.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, secara paralel pemerintah tengah mematangkan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Mulai dari infrastruktur distribusi, sarana, prasarana, sumber daya manusia, simulasi dan sosialisasi.

Menjawab keragu-raguan sebagian warga masyarakat, Moeldoko mengaku siap untuk divaksin. "Tentara sudah biasa berurusan dengan pistol, kalau hanya vaksin adalah perkara ringan," jawabnya kepada Gus Miftah, Kamis (10/12/2020). (Baca juga: 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didatangkan dari AS )

Rencana detail pelaksanaan vaksinasi tengah difinalisasi dan akan segera diumumkan oleh pemerintah pada Desember 2020. Moeldoko menyoroti pentingnya melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi vaksinasi.

Beberapa waktu lalu Moeldoko menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Aa Gym. "Tokoh agama dan masyarakat bisa menjadi model pada saat vaksin pertama kali, sehingga ini memberikan keyakinan dan kepastian kepada masyarakat tentang vaksin itu sendiri," katanya.

Program dan sosialisasi vaksinasi Covid-19 perlu dukungan dari semua pihak, demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Pemerintah juga memprioritaskan keselamatan rakyat Indonesia dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nanti.

Di tengah upaya pemerintah untuk menangani persoalan akibat pandemi Covid-19, berbagai tanggapan dan kritik kepada pemerintah banjir di media sosial. Melihat fenomena ini sebuah nasihat baik datang dari Gus Miftah, "Tentara punya satu peluru, ketika ditembakkan hanya bisa mengenai satu kepala. Tapi satu postingan media sosial akan masuk kepada ribuan bahkan jutaan kepala, saring sebelum sharing." (Baca juga: Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac Capai 97 Persen? Ini Kata Bio Farma )

Gus Miftah juga mengingatkan untuk selalu bersyukur dan bersabar dengan apapun kondisi yang terjadi saat ini. "Gunakanlah syukur ketika engkau dicintai, dan gunakan sabar ketika engkau dibenci," katanya.

Saksikan selengkapnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kesiapan vaksin Covid-19 dalam acara "Ngobrol Bareng Gus Miftah", Jumat (11/12/2020), pukul 20.00 WIB yang akan disiarkan di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti pula program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dilantik Jadi Kepala...
Dilantik Jadi Kepala KSP, Kekayaan Dudung Abdurachman Rp13,3 Miliar
Profil Dudung Abdurachman,...
Profil Dudung Abdurachman, Mantan KSAD dan Jenderal Kostrad yang Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Ini 6 Pejabat Baru yang...
Ini 6 Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Jilid V
Tiba di Istana Jelang...
Tiba di Istana Jelang Pelantikan, Qodari: Presiden Minta Saya Bantu Komunikasi
KSP Sebut Penerima Manfaat...
KSP Sebut Penerima Manfaat Program MBG Tembus 61 Juta Orang
Presiden Prabowo Akan...
Presiden Prabowo Akan Bagikan 330.000 Smart TV untuk Sekolah di Indonesia
Duet Novia Bachmid dan...
Duet Novia Bachmid dan Nabila Taqiyyah Buka Kemeriahan Cahaya Hati Awards
Jurnalis iNews TV Tatang...
Jurnalis iNews TV Tatang ZP Terpilih Jati Ketua IJTI DKI Jakarta Periode 2026-2030
Jangan Sampai Kelewatan...
Jangan Sampai Kelewatan Semua Program Terbaik, Nontonnya di Sini!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved