Kementerian LHK Ajak Semua Kalangan untuk Gotong Royong Atasi Corona
Selasa, 12 Mei 2020 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Jenderal PPKL Kementerian LHK, MR Karliansyah menyatakan, bersyukur dapat membantu masyarakat terdampak Covid-19. Bukan kali ini saja, beberapa waktu lalu juga Ditjen PPKL KLHK telahmenyalurkan bantuan sabun, masker, menyemprotkan disinfektan ke sejumlah tempat di Jakarta dan tangerang Selatan.
Dia mengungkapkan, bentuk kepedulian seperti ini adalah komitmen Ditjen PPKL KLHK untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan terdampak. "Kegiatan ini sebagai solidaritas dan empati sesama manusia untuk membantu seluruh warga terdampak Covid-19. Diharapkan menjadi contoh baik sehingga yang lain dapat juga bergerak bersama untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19," kata Karliansyah.
Karliansyah juga mengatakan, tujuan kegiatan saat ini adalah menitipkan bantuan kepada komunitas yang tepat sehingga bantuan diberikan juga tepat sasaran. "Perlu adanya kerjasama antar berbagai pihak agar kebijakan pemerintah dapat terealisasikan dengan baik. Sehingga kondisi ekonomi masyarakat bisa terselamatkan. Karena dengan adanya bantuan pemerintah dan pihak yang lainnya, menjadi harapan sebagaian besar masyarakat yang sudah kehilangan penghasilannya. Agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama masa pandemi Covid-19 berlangsung," jelasnya.
Menurutnya, bantuan kepada masyarakat telah dilaksanakan oleh Ditjen PPKL sejak awal sebagai bukti komitmen pemerintah terhadap kondisi pandemic COVID-19. Ditjen PPKL telah aktif mengkampanyekan Gerakan Bersih Cuci Tangan dan Penyemprotan Disenfektan Organik Kegiatan ini merupakan kolaborasi aktif bersama dengan dunia usaha, tercatat sudah ada beberapa asosiasi dan perusahaan terlibat dan mendukung kegiatan ini seperti GAPKI, PT Wings Group, PT Musim Mas, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP, Adaro Indonesia, PT Sido Muncul, PT Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kaltim, dan PT Freeport.
Pemberian paket bantuan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Sehingga, diberikan dengan diantar ke rumah masing-masing warga yang terdampak Covid-19. Warga terdampak yang menerima paket sem¬bako sudah didata oleh komunitas.
Lebih lanjut Dirjen PPKL Karliansyah mengatakan, persoalan ekonomi merupakan dampak paling dirasakan di luar penyakit yang diderita oleh mereka yang terjangkit corona. Bahkan, jika berlangsung semakin lama, dampak buruk sosial ekonomi bisa lebih tinggi dibandingkan dengan persoalan kesehatannya. Akibat adanya pandemi Covid-19 ini masyarakat terpaksa harus mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Dia mengungkapkan, bentuk kepedulian seperti ini adalah komitmen Ditjen PPKL KLHK untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan terdampak. "Kegiatan ini sebagai solidaritas dan empati sesama manusia untuk membantu seluruh warga terdampak Covid-19. Diharapkan menjadi contoh baik sehingga yang lain dapat juga bergerak bersama untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19," kata Karliansyah.
Karliansyah juga mengatakan, tujuan kegiatan saat ini adalah menitipkan bantuan kepada komunitas yang tepat sehingga bantuan diberikan juga tepat sasaran. "Perlu adanya kerjasama antar berbagai pihak agar kebijakan pemerintah dapat terealisasikan dengan baik. Sehingga kondisi ekonomi masyarakat bisa terselamatkan. Karena dengan adanya bantuan pemerintah dan pihak yang lainnya, menjadi harapan sebagaian besar masyarakat yang sudah kehilangan penghasilannya. Agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama masa pandemi Covid-19 berlangsung," jelasnya.
Menurutnya, bantuan kepada masyarakat telah dilaksanakan oleh Ditjen PPKL sejak awal sebagai bukti komitmen pemerintah terhadap kondisi pandemic COVID-19. Ditjen PPKL telah aktif mengkampanyekan Gerakan Bersih Cuci Tangan dan Penyemprotan Disenfektan Organik Kegiatan ini merupakan kolaborasi aktif bersama dengan dunia usaha, tercatat sudah ada beberapa asosiasi dan perusahaan terlibat dan mendukung kegiatan ini seperti GAPKI, PT Wings Group, PT Musim Mas, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP, Adaro Indonesia, PT Sido Muncul, PT Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kaltim, dan PT Freeport.
Pemberian paket bantuan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Sehingga, diberikan dengan diantar ke rumah masing-masing warga yang terdampak Covid-19. Warga terdampak yang menerima paket sem¬bako sudah didata oleh komunitas.
Lebih lanjut Dirjen PPKL Karliansyah mengatakan, persoalan ekonomi merupakan dampak paling dirasakan di luar penyakit yang diderita oleh mereka yang terjangkit corona. Bahkan, jika berlangsung semakin lama, dampak buruk sosial ekonomi bisa lebih tinggi dibandingkan dengan persoalan kesehatannya. Akibat adanya pandemi Covid-19 ini masyarakat terpaksa harus mengurangi aktivitas di luar ruangan.