Mendagri: Info dari Teman, Undangan Pilkada Sudah Ada Jam Pencoblosannya

Selasa, 08 Desember 2020 - 21:57 WIB
loading...
Mendagri: Info dari...
Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa telah mendapatkan informasi terkait sistem penjadwalan pemungutan suara tersebut dari dari dua rekannya di kabinet. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pilkada Serentak 2020 akan dilaksanakan berbeda dari pada sebelumnya. Pasalnya pemilih akan diberi jadwal memberikan hak pilihnya untuk mencegah adanya kerumunan pada hari pencoblosan besok.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bahwa telah mendapatkan informasi terkait sistem penjadwalan pemungutan suara tersebut dari dari dua rekannya di kabinet.

"Ada dua rekan di kabinet yang akan mencoblos besok, cerita kepada saya. Bahwa saya (rekannya) akan memilih di Tangsel karena wilayah KTP-nya di sana, dan sudah diberikan undangan dengan jam 8-9. Oh saya lega langsung. Oh berarti sudah sampai ini," katanya seusai rapat koordinasi kesiapan tahapan pemungutan suara pilkada serentak, Selasa (8/12/2020). (Baca juga: KPU-Pemerintah Kompak Sebut Pilkada 2020 Siap Dilaksanakan Besok )

"Satu lagi rekan di kementerian juga menyampaikan memilih di Depok. Akan menggunakan hak pilih diberi waktu jam 7 sampai jam 8. Saya juga terima kasih," ujarnya.

Tito juga menyebut salah satu pejabat di Kemendagri juga memastikan adanya penjadwalan tersebut. "Ini juga Pak Hadi ada tadi. Pak Hadi ini rektor IPDN. Barusan lapor ke saya mau pulang ke Semarang menggunakan hak pilih di Semarang. Saya tanya ada undangan ga? Ada undangannya. Ada jamnya ga? Dapat jamnya jam 10-jam 11," katanya.

Mendagri mengatakan hal ini menunjukkan bahwa tahapan Pilkada telah berjalan sesuai jadwal. Namun dia meminta agar adanya ketegasan saat pelaksanaan besok. (Baca juga: Tak Dapat Undangan Memilih dari KPU? Jangan Risau, Simak Petunjuk Ini )

"Berarti ini kalau sudah semua TPS mengundang pemilih dengan jamnya. Itu tidak terjadi penumpukan. Setelah itu harus tegas aparat keamanan, selesai nyoblos pulang. Karena kalau masalah penghitungan suara sudah ada saksi-saksinya masing-masing," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Satgas Damai Cartenz:...
Satgas Damai Cartenz: Pulan Wonda KKB yang Tembaki Tito Karnavian Buron selama 7 Tahun
Rekomendasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved