Vaksin Corona Tiba, Airlangga: Bangun Rasa Aman dan Percaya Diri Bangsa
Senin, 07 Desember 2020 - 13:50 WIB
loading...
Mengenai kedatangan vaksin ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, optimistis tentang ketahanan kesehatan nasional. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Vaksin Covid-19 (virus Corona ) yang dikembangkan perusahaan China, Sinovac, telah tiba di Indonesia pada hari Minggu, 6 Desember 2020 sekira pukul 21.00 WIB. Mengenai kedatangan vaksin ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, optimistis tentang ketahanan kesehatan nasional.
(Baca juga: Menteri Sosial Tersangka Korupsi, Warganet Ramai-ramai Sebut Luhut)
"Pelaksanaan vaksinasi akan membangun rasa aman dan kepercayaan diri kita sebagai bangsa dalam melakukan berbagai aktivitas sosial untuk mendukung ketahanan kesehatan, mendorong produktivitas, serta menjaga dan meningkatkan pertumbuhan nasional," kata Airlangga melalui video Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (7/12/2020).
(Baca juga: 1,2 Juta Vaksin Corona Sinovac Buatan China Tiba di Indonesia)
Vaksin ini tiba dengan pesawat Garuda dengan kargo khusus melalui rute Jakarta-Beijing-Jakarta. Sebelum diberikan kepada masyarakat, vaksin Sinovac perlu melewati tahapan evaluasi dari Badan POM untuk pengecekan mutu, keamanan dan efektivitas. Vaksin ini juga masih menunggu fatwa MUI untuk fakta kehalalannya.
(Baca juga: Menteri Sosial Tersangka Korupsi, Warganet Ramai-ramai Sebut Luhut)
"Pelaksanaan vaksinasi akan membangun rasa aman dan kepercayaan diri kita sebagai bangsa dalam melakukan berbagai aktivitas sosial untuk mendukung ketahanan kesehatan, mendorong produktivitas, serta menjaga dan meningkatkan pertumbuhan nasional," kata Airlangga melalui video Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (7/12/2020).
(Baca juga: 1,2 Juta Vaksin Corona Sinovac Buatan China Tiba di Indonesia)
Vaksin ini tiba dengan pesawat Garuda dengan kargo khusus melalui rute Jakarta-Beijing-Jakarta. Sebelum diberikan kepada masyarakat, vaksin Sinovac perlu melewati tahapan evaluasi dari Badan POM untuk pengecekan mutu, keamanan dan efektivitas. Vaksin ini juga masih menunggu fatwa MUI untuk fakta kehalalannya.
Lihat Juga :