Yakin Penyandang Disabilitas Bisa Mandiri, Optimisme Mensos Diapresiasi
Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:20 WIB
loading...
Peran Kementerian Sosial, terutama Mensos Juliari Batubara menginisiasi semangat dan dorong produktivitas penyandang disabilitas, diapresiasi banyak pihak. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Peran Kementerian Sosial, terutama Mensos Juliari Batubara menginisiasi semangat dan mendorong produktivitas penyandang disabilitas membangun kualitas kehidupan yang lebih baik, inklusif, kemampuan mengakses berbagai hal dan berkelanjutan di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona), mendapatkan apresiasi banyak pihak.
(Baca juga: Dukungan Keluarga Kunci Utama Kembangkan Kemampuan Penyandang Disabilitas)
Pengamat sosial Khairul Anam kagum dan hormat atas sikap Mensos tersebut. Khairul, yang juga merupakan koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat 'Berhuma' itu mengatakan, dengan sikap tersebut Mensos tidak hanya menunjukkan sikap kenegarawanannya yang egaliter, peduli dan mengayomi, melainkan pula memperlihatkan sifatnya yang optimstis.
"Sebab, hanya seorang yang optimistis yang mau membuka kesempatan bagi orang lain, mau memberi ruang bagi kreativitas orang lain, apalagi kepada para penyandang disabilitas," kata Khairul, Sabtu (5/12/2020).
Pasalnya menurut Khairul, tidak semua orang bisa dengan rendah hati memberikan kesempatan kepada kalangan disabilitas untuk berkarya. (Baca juga: Masa Tenang Pilkada Diprediksi Banyak Diwarnai Kampanye Terselubung)
"Lebih banyak yang meragukan, tidak memberikan kepercayaan, yang pada gilirannya malah menurunkan semangat para disabilitas, bahkan tak jarang membuat mereka kehilangan rasa percaya diri," ucap dia.
(Baca juga: Dukungan Keluarga Kunci Utama Kembangkan Kemampuan Penyandang Disabilitas)
Pengamat sosial Khairul Anam kagum dan hormat atas sikap Mensos tersebut. Khairul, yang juga merupakan koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat 'Berhuma' itu mengatakan, dengan sikap tersebut Mensos tidak hanya menunjukkan sikap kenegarawanannya yang egaliter, peduli dan mengayomi, melainkan pula memperlihatkan sifatnya yang optimstis.
"Sebab, hanya seorang yang optimistis yang mau membuka kesempatan bagi orang lain, mau memberi ruang bagi kreativitas orang lain, apalagi kepada para penyandang disabilitas," kata Khairul, Sabtu (5/12/2020).
Pasalnya menurut Khairul, tidak semua orang bisa dengan rendah hati memberikan kesempatan kepada kalangan disabilitas untuk berkarya. (Baca juga: Masa Tenang Pilkada Diprediksi Banyak Diwarnai Kampanye Terselubung)
"Lebih banyak yang meragukan, tidak memberikan kepercayaan, yang pada gilirannya malah menurunkan semangat para disabilitas, bahkan tak jarang membuat mereka kehilangan rasa percaya diri," ucap dia.
Lihat Juga :