Polisi Tak Berpengalaman di Hutan, IPW Ragukan Ali Kalora Cs Tertangkap

Kamis, 03 Desember 2020 - 12:25 WIB
loading...
Polisi Tak Berpengalaman...
IPW meminta Brimob berkolaborasi dengan TNI untuk menangkap kelompok Ali Kalora di Pegunungan Biru, Sulawesi Tengah. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia Police Watch mengungkapkan tim kepolisian yang ditugaskan untuk memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tidak memiliki pengalaman bertempur di hutan. Polri dan TNI diminta melakukan konsolidasi untuk menentukan tim pemburu.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menerangkan medan tempur itu ada, gunung, dan perkotaan yang masing-masing memiliki situasi dan karakteristik yang berbeda.

“Sehingga strategi, stamina fisik personel, mental, dan peralatan yang dimiliki aparat harus berbeda. Personil kepolisian yang tidak punya pengalaman di medan hutan, pasti takut untuk ke hutan memburu Ali Kalora CS,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (3/12/2020)

(Baca: Prediksi Berjalan Lancar dan Aman, IPW: Pilkada Tak Perlu Ditunda)

Neta menyebut mereka hanya akan berada di luar hutan hingga waktu penempatan di Poso berakhir dan akhirnya pulang ke Jawa. “Akibatnya, Ali Kalora CS tidak akan pernah tertangkap. Sejak 2016, mereka bebas menebar teror di Sulawesi Tengah (Sulteng),” tuturnya.

Kelompok Ali Kalora selama ini bersembunyi di Pegunungan Biru, Sulawesi Tengah. Area persembunyian berupa hutan lebat. Maka, IPW mendorong Brimob dan TNI untuk bersinergi.

Neta menyebut Densus 88 pun tidak memiliki pengalaman bertempur di hutan. Mereka hanya piawai di perkotaan. Dia menjelaskan syarat lain harus dipenuhi Mabes Polri dalam perburuan ini adalah biaya operasional yang harus memadai dan tidak dipotong oknum pimpinan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
IPW Sebut Masyarakat...
IPW Sebut Masyarakat Ingin Kompolnas Independen, Sama Seperti Komnas HAM
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Pelajar Dianiaya hingga...
Pelajar Dianiaya hingga Tewas, IPW: Brimob Tidak Cocok Dihadapkan dengan Warga Sipil
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Rekomendasi
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Jadi Trendsetter, GelangRp1...
Jadi Trendsetter, GelangRp1 Jutaan yang Dipakai Putri Charlotte di Wimbledon Langsung Diburu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Berita Terkini
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved