Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Istana Beri Sinyal Reshuffle Kabinet

Selasa, 01 Desember 2020 - 15:30 WIB
loading...
Edhy Prabowo Ditangkap...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberi sinyal akan terjadi kocok ulang atau reshuffle kabinet untuk mengisi menteri definitif KKP atau merombak tatanan yang sudah ada. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap perizinan ekspor benih lobster alias benur. Kini kursi yang ditinggalkan politikus Gerindra itu diisi Menteri KKP Ad Interim yang juga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Namun menteri definitif KKP belum dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi).

(Baca juga : Pengganti Edhy Prabowo Harus Punya Rekam Jejak Baik dan Berpihak kepada Nelayan )

Terkait itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberi sinyal akan terjadi kocok ulang atau reshuffle kabinet untuk mengisi menteri definitif KKP atau merombak tatanan yang sudah ada. Moeldoko juga memahami spekulasi yang menyeruak di publik mengenai figur pengganti Edhy Prabowo di kabinet. "Haknya masyarakat untuk berspekulasi," imbuh dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/12/2020). (Baca juga: Jokowi Dinilai Dalam Posisi Dilematis Cari Pengganti Edhy Prabowo)

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan reshuffle kabinet, Moeldoko memberi sinyal akan hal itu. "Jawabannya tunggu saatnya. Tunggu saatnya," ungkap dia. Sekadar informasi, Edhy Prabowo menjadi menteri pertama di era Jokowi ditangkap tangan KPK. Edhy juga menjadi menteri pertama di Kabinet Indonesia Maju yang berurusan dengan lembaga antirasuah tersebut. (Baca juga: Bagian Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan Tetap Jatah Gerindra)

Pada era Jokowi-Jusuf Kalla (JK), memang ada dua menteri yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Mereka antara lain Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham serta Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Namun keduanya duduk di kursi pesakitan bukan karena terkena operasi tangkap tangan KPK, melainkan pengembangan kasus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved