Baca Salawat Serentak, Bamusi Doakan Kesembuhan KH Said Aqil dari COVID-19

loading...
Baca Salawat Serentak, Bamusi Doakan Kesembuhan KH Said Aqil dari COVID-19
Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) mendoakan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj sembuh dari COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Doa terus mengalir dari para tokoh untuk kesembuhan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19. Doa kesembuhan kali ini datang dari Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) .

Sekretaris Umum Bamusi Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan, kabar itu merupakan cobaan untuk umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia, khususnya kalangan Nahdliyin dan PDI Perjuangan. Mengingat, Kiai Said selama ini dikenal sebagai ulama yang istiqomah dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

"Alhamdulillah, kondisi beliau sehat dan sedang dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta. Dari itu, kami atas nama kader PDI Perjuangan dan pengurus pusat Bamusi memohon kepada segenap pengurus dan anggota Bamusi serta PDI Perjuangan di seluruh Indonesia untuk mendoakan guru kita bersama, KH Said Aqil Siradj," kata Gus Falah, Selasa (1/12/2020). (Baca juga: Positif Covid-19, Ketum PBNU Kiai Said Aqil Mohon Doa Kesembuhan )

Selain itu, Bamusi juga menginstruksikan kepada pengurus Bamusi di pusat dan daerah untuk menggelar doa bersama dan membacakan shalawat Tibbil Qulub sebanyak 111 kali, serta shalawat Nariyah sebanyak 11 kali secara serentak.



Doa ini sebagai bentuk ikhtiar Bamusi untuk mendoakan KH Said Aqil Siradj supaya segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

"Semoga, kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu diberikan kesehatan, serta virus COVID-19 segera berakhir," kata Gus Falah, yang juga Bendahara PBNU itu. (Baca juga: KH Said Aqil Positif COVID-19, Gus Nadir: Bukan Rahasia, Bukan Pula Aib )

Seruan doa bersama oleh PP Bamusi tersebut diaminkan serta didukung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah.



Dia mengatakan, tradisi mendoakan pemimpin adalah sesuai dengan ajaran Islam dan akhlak Rasulullah SAW.

"Apalagi Kiai Said adalah guru kita semua dan pemimpin tertinggi di Nahdlatul Ulama sebagai Ketua Umum PBNU saat ini," ujar Ahmad Basarah.

(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top