Jokowi Minta Tumpas Teroris MIT Sampai ke Akar-akarnya
Selasa, 01 Desember 2020 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi mengaku sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengatasi serangan teror tersebut. Dia meminta Kapolri untuk mengusut tuntas pelaku teror hingga ke akarnya.
Dia juga memerintahkan Panglima agar mengerahkan pasukannya menjaga kawasan yang menjadi sasaran teror. “Saya sudah memerintahkan Kapolri dan Panglima mengusut tuntas jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akarnya," ungkapnya. (Baca juga: DPR Usulkan Sekolah Tatap Muka Sifatnya Pilihan)
Sebelumnya polisi memastikan aksi pembunuhan satu keluarga dengan cara sadis dan pembakaran rumah ibadah di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Karola. MIT awalnya dipimpin Santoso yang tewas dalam baku tembak dengan personel Operasi Tinombala di Poso pada 18 Juli 2016. Lalu, posisinya digantikan Ali Kalora.
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku sudah menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Tinombala ke Kabupaten Sigi untuk mencari kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.
Mantan Kepala Bareskrim Polri itu menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan kelompok teror yang sudah melakukan tindakan pembunuhan terhadap masyarakat, apa pun dalihnya. “Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja,” ujar Idham. (Baca juga: Merokok Bisa Berdampak Buruk bagi Kecantikan)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan mengirimkan pasukan khusus TNI untuk membantu Polri memburu kelompok MIT . Pasukan Khusus tersebut akan bergabung dalam Satuan Tugas TNI-Polri Operasi Tinombala.
Dia juga memerintahkan Panglima agar mengerahkan pasukannya menjaga kawasan yang menjadi sasaran teror. “Saya sudah memerintahkan Kapolri dan Panglima mengusut tuntas jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akarnya," ungkapnya. (Baca juga: DPR Usulkan Sekolah Tatap Muka Sifatnya Pilihan)
Sebelumnya polisi memastikan aksi pembunuhan satu keluarga dengan cara sadis dan pembakaran rumah ibadah di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Karola. MIT awalnya dipimpin Santoso yang tewas dalam baku tembak dengan personel Operasi Tinombala di Poso pada 18 Juli 2016. Lalu, posisinya digantikan Ali Kalora.
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku sudah menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Tinombala ke Kabupaten Sigi untuk mencari kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.
Mantan Kepala Bareskrim Polri itu menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan kelompok teror yang sudah melakukan tindakan pembunuhan terhadap masyarakat, apa pun dalihnya. “Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja,” ujar Idham. (Baca juga: Merokok Bisa Berdampak Buruk bagi Kecantikan)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan mengirimkan pasukan khusus TNI untuk membantu Polri memburu kelompok MIT . Pasukan Khusus tersebut akan bergabung dalam Satuan Tugas TNI-Polri Operasi Tinombala.
Lihat Juga :