Sekeluarga Dibantai, Jokowi Didesak Teken Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Senin, 30 November 2020 - 05:43 WIB
loading...
Sekeluarga Dibantai,...
Pengamat terorisme Ridwan Habib mendorong Presiden Jokowi segera meneken perpres pelibatan TNI dalam menangani terorisme menyusul aksi pembantaian satu keluarga oleh kelompok terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sigi, Sulteng. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Pengamat terorisme Ridwan Habib mengatakan, pembantaian satu keluarga yang diduga oleh kelompok terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sigi, Sulteng menunjukkan kelompok Ali Kalora masih eksis dan survive meskipun tengah diburu oleh Satgas Operasi Tinombala.

Dia pun mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera meneken Perpres pelibatan TNI dalam menangani terorisme di Tanah Air. "Saya kira ini merupakan saat yang sangat tepat untuk segera meneken Perpres untuk pelibatan TNI untuk mengatasi terorisme. Perpres itu adalah amanat UU Nomor 58 tentang Terorisme yang baru dan sampai saat ini belum didatangani. Ini saya kira saat paling tepat," ujar Ridwan saat dihubungi Okezone, Senin (30/1/2020). (Baca juga: Kecam Aksi Teror di Sigi, JK: Sudah Lampaui Batas Kemanusiaan)

Ridwan menilai, aksi kelompok MIT sengaja memilih target warga penduduk yang akses komunikasi dan transportasinya masih jauh dari keramaian. Warga Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo diketahui tinggal di pinggir bukit dan pengunungan. "Mereka juga menyasar agama lain. Ini membuktikan mereka memilih targetnya bukan secara asal. Jadi mereka memilih target bukan acak," ucap dia. (Baca juga: Takut Teror Pembantaian-Pembakaran Kelompok Mujahidin Indonesia Timur, 150 KK Mengungsi)

Ridwan menjelaskan, teknis eksekusi kelompok MIT ini juga menunjukkan bahwa mereka masih berafiliasi dan setia dengan ISIS di Timur Tengah. "Walaupun secara organisasi ISIS sudah kehilangan basis wilayah tapi secara ideologi masih mereka ikuti. Salah satu ciri khas ISIS memenggal kepala penuh," ungkap dia. (Baca juga: Polri: Saksi Meyakini Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi Kelompok MIT)

Ridwan juga meyakini MIT juga merekam kegiatan saat membantai satu keluarga korbannya tersebut. Dimana, lanjut dia, video tersebut akan digunakan untuk menciptakan teror agar masyarakat menjadi takut. "Perlu ada tindakan segera dari pimpinan tokoh agama di Sulteng termasuk para pimpiman keamanan TNI dan Polri. Menurut saya sklanya sudah layak untuk diberikan tanggapan karena akan membahayakan kerukunan," tuturnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved