Menhub Tinjau Kapal Canggih Basarnas untuk Antisipasi Dampak La Nina
Jum'at, 27 November 2020 - 15:10 WIB
loading...
Menhub saat meninjau kapal KN SAR Wisnu 103 di dermaga Ex Inggom, Tanjung Priok, Jumat (27/11/20). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan ( Menhub ) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (BASARNAS) dalam menghadapi cuaca ekstrim. Hal ini disampaikan Menhub saat meninjau kapal KN SAR Wisnu 103 di dermaga Ex Inggom, Tanjung Priok, Jumat (27/11/20).
(Baca juga: Satgas Covid-19: Pastikan Tidak Terjadi Penumpukan dan Kerumunan di TPS Pilkada)
"Armada Basarnas sudah semakin kuat dan selalu berhasil dalam operasi-operasinya, oleh karena itu saya sangat apresiasi. Ini menjadi contoh bahwa kita siap untuk mengamankan seluruh kegiatan di Tanah Air," kata Menhub.
(Baca juga: Sudah Ada Tersangka, 5 Pejabat Swasta Diperiksa KPK Terkait Korupsi Stadion Mandala)
Dalam kegiatannya, Budi Karya mengecek seluruh bagian kapal KN SAR Wisnu 103 yang berfungsi memperlancar dan menambah jangkauan operasi SAR. Kapal ini difasilitasi ruang medis, multibeam echo sensor, ROV, dan satu unit Helipad untuk pendaratan Helikopter Medium Intermediate.
Menurut Menhub, kesiapsiagaan fasilitas dan personil BASARNAS sangat penting untuk menghadapi cuaca ekstrim di lautan DKI Jakarta.
"Saya sudah lihat semua peralatannya, semuanya sangat penting karena biasanya ada La Nina, ada musim hujan, dan angin yang ekstrim di akhir Desember sampai Febuari mendatang," terang Menhub.
(Baca juga: Satgas Covid-19: Pastikan Tidak Terjadi Penumpukan dan Kerumunan di TPS Pilkada)
"Armada Basarnas sudah semakin kuat dan selalu berhasil dalam operasi-operasinya, oleh karena itu saya sangat apresiasi. Ini menjadi contoh bahwa kita siap untuk mengamankan seluruh kegiatan di Tanah Air," kata Menhub.
(Baca juga: Sudah Ada Tersangka, 5 Pejabat Swasta Diperiksa KPK Terkait Korupsi Stadion Mandala)
Dalam kegiatannya, Budi Karya mengecek seluruh bagian kapal KN SAR Wisnu 103 yang berfungsi memperlancar dan menambah jangkauan operasi SAR. Kapal ini difasilitasi ruang medis, multibeam echo sensor, ROV, dan satu unit Helipad untuk pendaratan Helikopter Medium Intermediate.
Menurut Menhub, kesiapsiagaan fasilitas dan personil BASARNAS sangat penting untuk menghadapi cuaca ekstrim di lautan DKI Jakarta.
"Saya sudah lihat semua peralatannya, semuanya sangat penting karena biasanya ada La Nina, ada musim hujan, dan angin yang ekstrim di akhir Desember sampai Febuari mendatang," terang Menhub.
Lihat Juga :