JK Singgung Kekosongan Kepemimpinan, Pengamat Anggap Kritik Halus kepada Pemerintahan Jokowi

Selasa, 24 November 2020 - 09:21 WIB
loading...
JK Singgung Kekosongan...
Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap terjadi kekosongan kepemimpinan yang tak diisi oleh DPR dan partai politik. Sehingga, keberadaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) yang populer di masyarakat menjadi alternatif kepemimpinan tersebut.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, apa yang disampaikan JK sebenarnya juga kritik halus kepada pemerintahan Jokowi.

"Tak mungkin isi kepemimpinan itu hanya di DPR dan parpol. Kepemimpinan itu juga ada di eksekutif," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Selasa (24/11/2020).

( Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024 )

Lebih jauh Ujang menilai, justru kepemimpinan utama itu ada di pemerintah Jokowi. Dalam hal ini, Ujang menyebut, mungkin JK sungkan untuk menyebut pemerintah Jokowi karena secara etika politik mantan Ketua Umum Partai Golkar itu pernah mendampingi Jokowi di periode pertama (2014-2019).

(Baca juga: Munarman Buka-bukaan soal Gaya Ceramah Habib Rizieq ).

"Tapi rakyat sudah paham, bahwa kekosongan kepemimpinan yang dimaksud bisa saja mengarah ke pemerintah. Karena kita tahu, HRS itu dianggap oposisi ke pemerintah. Bukan oposisi ke DPR dan parpol," pungkas dia.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyinggung kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat sehingga polisi, tentara harus turun tangan. Pria yang biasa disapa JK ini menilai itu terjadi karena adanya kekosongan kepemimpinan, baik di DPR maupun partai politik. "Menurut saya, itu terjadi karena kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas," kata JK .

(Baca juga: Ditanya Lebih Enak Jadi Wapres Zaman SBY atau Jokowi, JK Bilang Begini ).

Menurut dia, kekosongan kepemimpinan justru akan membuat orang mendukung pemimpin yang dianggap karismatik atau berani memberikan suatu alternatif. "Begitu ada pemimpin karismatik atau berani memberikan alternatif, maka orang mendukung," tandas JK.(Baca juga: Soal Habib Rizieq, JK Sebut Akibat Kekosongan Kepemimpinan ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Rekomendasi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved