Megawati Beri Konsep Gotong Royong Berskala Dunia di China

Minggu, 22 November 2020 - 04:36 WIB
loading...
Megawati Beri Konsep...
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. Foto/Dok/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyerukan konsep gotong royong berskala dunia. Hal itu disampaikannya ketika mengisi pidato pembuka di acara Understanding China Conference 2020, Jumat 20 November 2020.

Presiden ke-5 RI tersebut menyebut bahwa saat ini dunia sedang mengalami perubahan yang begitu cepat akibat pandemi Covid-19. Penyesuaian dunia yang begitu cepat seolah harus dilakukan pada kehidupan normal yang baru ini, sehingga gotong royong skala dunia harus diterapkan. (Baca juga: Hari Anak Dunia, Kepala BPIP: Pandemi Covid-19 Renggut Kegembiraan Mereka )

Lebih lanjut, Hj. Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut mengapresiasi langkah taktis dan strategis yang dilakukan oleh Tiongkok dalam upaya pembangunan di segala sektornya; termasuk pada penanganan Covid-19.

“Kita melihat pembangunan yang begitu pesat, pertumbuhan ekonomi yang cepat dan mulai terlibatnya Tiongkok secara aktif dalam percaturan dunia. Bahkan di saat awal pandemi Covid-19, di mana masing-masing negara sibuk dengan persoalan dalam negerinya, Tiongkok telah terlebih dahulu melakukan upaya memberi bantuan yang konstruktif bagi dunia, termasuk Indonesia,” ungkap Megawati Soekarnoputri.

Presiden ke-5 RI tersebut menilai Tiongkok dapat menanggulangi dampak penyebaran Covid-19 ini pada bidang sosial dan ekonomi secara efektif. Megawati Soekarnoputri berpandangan, bahwa itu semua tidak terlepas dari pandangan Presiden Xi Jinping dalam menetapkan kerangka Hubungan Internasional, yakni “a community with shared future for mankind”.

“Tiongkok memiliki kerangka Hubungan Internasional berupa “a community with shared future for mankind”. Di Indonesia sendiri, kami memiliki kearifan lokal yang disebut “gotongroyong” yang merupakan intisari dari ideologi bangsa kami yakni Pancasila,” tambah Megawati Soekarnoputri. (Baca juga: BPIP Rampungkan Kajian, Analisis dan Rekomendasi Peraturan Perundang-undangan )

Oleh karena itu, di masa pandemi global ini, pihaknya menginginkan agar masyarakat dunia melakukan kerja sama Internasional yang sebaik-baiknya. Untuk itu, Presiden ke-5 RI ini mengajak seluruh bangsa-bangsa di dunia agar saling bergotong-royong, menghentikan pertikaian apalagi peperangan antar bangsa, dan mulai menata peradaban dunia baru setelah pandemi Covid-19 ini.

Mengakhiri pidato sambutan pada kesempatan itu, Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan berkeyakinan bahwa inilah saatnya bagi dunia untuk saling bergandengan-tangan menuju masa depan yang lebih baik. Inilah saat yang tepat untuk mengakhiri segala bentuk provokasi, konflik, dan permusuhan.

“Dunia dituntut untuk mengembangkan pola penyelesaian konflik yang lebih beradab dan mendorong kompetisi yang sehat, menghadirkan rasa kemanusiaan dan persaudaraan. Terlebih lagi, dunia perlu bergotong-royong membentuk suatu masyarakat baru yang menjadi cita-cita bersama paska pandemi global ini. Saya sangat yakin bahwa hampir semua masyarakat dunia merindukan hadirnya suatu tatanan dunia yang di dalamnya tercipta suatu perdamaian dunia yang abadi dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Halalbihalal Pasbata,...
Halalbihalal Pasbata, Gubernur Jateng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Kejujuran
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved