Perintahkan TNI Copot Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya Kembalikan Wibawa Negara

Jum'at, 20 November 2020 - 17:06 WIB
loading...
Perintahkan TNI Copot...
Pengamat politik Bonnie Hargens menilai Menurut Boni, sikap tegas TNI-Polri merupakan representasi sikap negara yang ideal sebagai negara hukum yang berwibawa. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Langkah tegas Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dengan memerintahkan anggota TNI untuk menurunkan semua spanduk dan baliho bergambar wajah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menuai pujian. Salah satunya dari Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Bonnie Hargens.

“Saya melihat itu sebagai preseden yang baik sekali dan patut kita apresiasi. TNI adalah tulang punggung negara ini. Ketegasan Pangdam Jaya memulihkan kebanggaan dan kecintaan publik terhadap TNI dan menumbuhkan rasa aman yang tentunya sangat dibutuhkan setiap warga negara saat ini,” ujar Boni, Jumat (20/11/2020).

Dia mengatakan, ketegasan TNI merupakan bentuk dukungan bagi upaya penegakan hukum yang transparan, konsisten, dan kuat di level institusi Kepolisian. “Kita tidak ingin negara ini dikooptasi oleh kekuatan non formal seperti ormas garis keras yang selalu mengusung politik identitas untuk melemahkan wibawa negara dan merusak tatanan demokrasi," tuturnya.

(Baca: Tanggapi Enteng Ancaman Pangdam Jaya, FPI: Lucu, TNI Kok Bubarin Ormas)

Menurut Boni, sikap tegas TNI-Polri merupakan representasi sikap negara yang ideal sebagai negara hukum yang berwibawa. "TNI dan Polri adalah ujung tombak dalam merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap negara. Hal itu harus terus kita apresiasi dan dukung,” urainya.

Boni mengapresiasi kehadiran pasukan khusus TNI di wilayah Petamburan, persisnya di sekitar markas FPI. “Itu adalah sinyal keras bagi semua kelompok ormas yang mengusung narasi dan aksi radikal selama ini. Pratanda bahwa masih ada TNI di negara ini yang siap setiap saat menjaga rakyat dan NKRI. Maka, tidak ada ormas yang boleh melampaui hukum, apalagi menghina negara”, ujar Boni.

Menurutnya, sejak kembalinya Habib Rizieq ke Tanah Air, langsung menuai kontroversi. Penjemputan oleh massa pendukung yang tidak mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi dan merusak fasilitas bandara pada 10 November 2020, disusul ceramah akbar di Tebet pada 14 November 2020, telah memicu keresahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolda Metro Jaya Dijabat...
Kapolda Metro Jaya Dijabat Komjen Pol, Pakar: Tugas dan Tantangannya Sangat Kompleks
Mutasi TNI, Pangdam...
Mutasi TNI, Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga
Pengibaran Bendera One...
Pengibaran Bendera One Piece Bentuk Ekspresi, Pangdam Jaya: Merah Putih Harus Tetap Berkibar
1 Kapolda Metro Jaya...
1 Kapolda Metro Jaya dan 2 Pangdam Jaya di Era Gubernur Jakarta Pramono Anung
Riwayat Jabatan Mayjen...
Riwayat Jabatan Mayjen TNI Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi yang Ditunjuk Menjadi Pangdam Jaya
5 Pangdam Jaya sebelum...
5 Pangdam Jaya sebelum Mayjen Deddy Suryadi, Nomor 1 Kini Menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo
Pangdam Jaya Dijabat...
Pangdam Jaya Dijabat Letjen TNI, Lemkapi Usul Kapolda Metro Naik Pangkat Bintang 3
Peduli Lingkungan, Kodam...
Peduli Lingkungan, Kodam Jaya Bersama DLH DKI Jakarta Kelola 5,5 Ton Limbah Elektronik
Kapolda Metro Jaya dan...
Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Tinjau Aksi Demo Buruh di Gedung DPR 
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved