Kementerian PUPR Siap Lelang Sembilan Ruas Jalan Tol
Senin, 16 November 2020 - 13:22 WIB
loading...
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong kesinambungan pembangunan infrastruktur jalan dalam rangka meningkatkan konektivitas antar wilayah.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong kesinambungan pembangunan infrastruktur jalan dalam rangka meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Diharapkan pembangunan jalan ini dapat menyambungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi yang akhirnya akan membuka lapangan pekerjaan serta mengakselerasi nilai tambah bagi perekonomian rakyat.
Rencananya, Kementerian PUPR akan melelang di tahun 2020 sebanyak sembilan ruas jalan tol sepanjang 350 km dengan total nilai investasi sekitar Rp142,51 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan tol memiliki peran penting sebagai “backbone” dalam konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia. Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan lelang sangat penting dalam mendukung pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia.
![Kementerian PUPR Siap Lelang Sembilan Ruas Jalan Tol]()
“Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik,” kata Menteri Basuki.
Kesembilan jalan tol tersebut adalah ruas Kamal-Teluk-Naga-Rajeg sepanjang 39,20 km dengan investasi 18,51 triliun, akses Patimban sepanjang 37,7 km senilai Rp6,36 triliun, dan ruas Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,17 km dengan investasi sebesar Rp8,95 triliun.
Diharapkan pembangunan jalan ini dapat menyambungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi yang akhirnya akan membuka lapangan pekerjaan serta mengakselerasi nilai tambah bagi perekonomian rakyat.
Rencananya, Kementerian PUPR akan melelang di tahun 2020 sebanyak sembilan ruas jalan tol sepanjang 350 km dengan total nilai investasi sekitar Rp142,51 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan tol memiliki peran penting sebagai “backbone” dalam konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia. Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan lelang sangat penting dalam mendukung pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia.
.jpg)
“Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik,” kata Menteri Basuki.
Kesembilan jalan tol tersebut adalah ruas Kamal-Teluk-Naga-Rajeg sepanjang 39,20 km dengan investasi 18,51 triliun, akses Patimban sepanjang 37,7 km senilai Rp6,36 triliun, dan ruas Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,17 km dengan investasi sebesar Rp8,95 triliun.
Lihat Juga :