Begini Cara Ganjar Merespon Cepat Aduan Warga Jateng lewat Media Sosial

Sabtu, 14 November 2020 - 20:54 WIB
loading...
Begini Cara Ganjar Merespon...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo
A A A
KENDAL - Media sosial (medsos) memiliki kekuatan untuk menyelesaikan masalah bagi masyarakat Jawa Tengah telah teruji. Meski hanya lewat medsos, sejumlah persoalan yang terjadi di sekeliling masyarakat bisa dilaporkan kepada pemerintah dan sebagian besar langsung terselesaikan.

Seperti yang terjadi pada Jumat (13/11/2020) lalu. Seorang netizen asal Boja, Kendal berhasil membantu seorang tuna wisma yang diketahui menderita patah tulang hanya melalui medsos. Dengan mention ke akun @ganjarpranowo, masalah yang dilaporkannya langsung ditangani hanya dalam hitungan jam.

Awalnya, netijen dengan akun @grilfrommars melaporkan tentang adanya seorang tuna wisma yang mengalami patah tulang yang ada di sekitar kantornya pada Ganjar lewat medsos.

"Pak @ganjarpranowo mohon dibantu Pak. Ini sangat urgent. Tangan beliau kemungkinan sudah patah berhari2, tapi mungkin ndamampu paham berbicara ke siapa. Atau kalau njenengan paham saya harus menghubungi kemana. Saya diberi info. Terima kasih," cuit akun tersebut.

Laporan yang dikirim pada pukul 18.10 WIB itu, langsung direspon Ganjar lima menit setelahnya. Pada pukul 18.15, Ganjar membalas laporan itu dan meminta Dinas Sosial untuk menindaklanjuti. "Panjenengan mengenal beliau? Tetangga? Cc @dinsosjateng cb dicek," balas Ganjar.

Hanya berselang dua jam dari laporan itu, yakni pukul 21.10 WIB, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah membalas cuitan itu dengan mengirimkan foto bahwa tuna wisma yang mengalami patah tulang itu sudah ditangani. Dalam foto yang dikirimkan Dinsos Jateng itu, diperlihatkan bagaimana petugas membawa tuna wisma itu masuk ke mobil ambulans dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.

"Siap, sudah langsung di TL oleh TKSK setempat dan sudah dikoordinasikan dengan panti eks psikotik boja kendal," jawab Dinsos yang juga disampaikan melaui media sosial.

Kecepatan penanganan laporan itu diapresiasi oleh masyarakat. Mereka yang mengikuti proses pelaporan, tindak lanjut sampai penanganan tidak menyangka persoalan itu bisa diselesaikan dalam hitungan jam.

"Fast response, salut ndoro @ganjarpranowo," cuit akun @HHeriex. "Cakeeep pak @ganjarpranowo responnya," timpal netizen lain @kazlialexandria.

Bukan kali ini saja Ganjar melayani masyarakat yang mengadukan persoalannya melalui medsos. Sejumlah persoalan lainnya sering ia selesaikan setelah mendapatkan laporan dari media itu.

Misalnya kisah Raka Ardana Gunawan,15, bocah Salatiga yang berhenti sekolah karena tak punya biaya. Setelah kisah Raka dilaporkan netijen ke medsos dan dimention ke Ganjar, Ganjar langsung menindaklanjuti. Saat ini, Raka bisa kembali bersekolah.

Selain Raka, banyak kisah lain yang diselesaikan Ganjar melalui perantara Medsos. Bahkan tak hanya warga Jawa Tengah, sejumlah warga dari daerah lain juga kerap dibantunya setelah melaporkan kondisi pada Ganjar lewat medsos.

Ganjar sendiri dalam beberapa kesempatan mengatakan, medsos memang dijadikan sebagai salah satu alat untuk melayani warganya. Sejak memimpin Jawa Tengah, Ganjar telah membuka medsosnya untuk melayani aduan dari masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga mewajibkan seluruh OPD memiliki akun medsos dan harus centang biru alias terverifikasi. Semua OPD wajib melayani masyarakat baik secara langsung maupun melalui medsos. Jika ada yang tidak menindaklanjuti laporan 2x24 jam, maka Ganjar akan memberikan sanksi berupa pencopotan.

"Komunikasi dengan warga melalui medsos sangat efektif untuk menyelesaikan masalah yang dialami warga. Sayang memang, tidak banyak publik figur yang mau menggunakan medsos ini. Padahal, banyak permasalahan warga yang bisa diselesaikan, maka kenapa saya menggunakan sarana ini untuk membantu masyarakat," katanya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Ganjar Pastikan Megawati...
Ganjar Pastikan Megawati Tak Merangkap Sekjen PDIP secara Permanen
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Ganjar Pranowo Ungkap...
Ganjar Pranowo Ungkap Bunda Iffet Sempat Minta Pulang sebelum Meninggal
Rekomendasi
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved